Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rayakan Hardiknas 2018, BNI Undang Pelajar "Field Trip" Kenali Bank Lebih Dekat

BNI
FIELD TRIP - Kegiatan pelajar "Field Trip" di BNI Kantor Wilayah Bali, NTB, dan NTT dalam menyambut Hardiknas, Rabu (2/5).

BALI TRIBUNE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengajak lebih dari 400 pelajar dari setiap jenjang pendidikan mulai dari pelajar Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk mengenal lebih dekat kondisi perbankan dengan melihat kantor-kantor cabang operasional BNI. Rangkaian acara ini diselenggarakan BNI untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei 2018 sekaligus sebagai perwujudan tema peringatan Hardiknas tahun ini yaitu “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali, NTB & NTT Eko Setyo Nugroho, Rabu (2/5) disela kegiatan mengungkapkan kegiatan field trip ini bertemakan Banking Service Excellence. Tujuan aktivitas ini adalah memperkenalkan penerapan Service Excellence atau Pelayanan Prima di BNI dan perbankan Indonesia pada umumnya. Dengan mengundang para pelajar tersebut, BNI mengharapkan akan dapat menanamkan budaya melayani sejak dini kepada generasi muda. “Hari ini ada sekitar 25.250 pelajar yang secara serentak mengunjungi outlet-outlet BNI di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” ujar Eko sembari berujar, acara Field Trip dipusatkan di Kantor Pusat BNI Jakarta dan dibuka secara simbolis oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Muhadjir Effendy beserta Direktur Utama BNI Achmad Baiquni. Eko Setyo Nugroho menambahkan bahwa acara field trip ini dilaksanakan di 36 outlet BNI yang tersebar di Bali, NTB dan NTT. “Pelajar yang mengunjungi outlet BNI berkesempatan berinteraksi dengan garda terdepan layanan perbankan, mulai dari Customer Service, Teller, Petugas Satuan Pengamanan, hingga penggunaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM),” ungkap Eko. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi BNI terhadap seluruh masyarakat Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui sektor pendidikan, sekaligus mewujudkan tanggung jawab BNI sebagai agen pembangunan. Field Trip ini juga sekaligus mendekatkan layanan perbankan kepada pelajar, sehingga dapat menjadi bagian dari upaya mempercepat literasi keuangan yang terus digelorakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BNI serius dalam mempertahankan layanan-layanan yang unggul dalam kerangka memuaskan nasabah dan masyarakat lain pengguna jasa perbankan di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri. Salah satu upaya mempertahankan Pelayanan Unggul agar dapat meluas secara nasional ke seluruh cabang BNI di seluruh Indonesia adalah dengan menggelar ajang Competition, Awarding, dan Recognition dalam bentuk BNI Service & Sales Excellence Award (SSEA) Tingkat Nasional yang digelar setiap tahun. Pada tahun ini, SSEA akan digelar pada 11-12 Mei 2018. Sebelum ini, BNI tercatat sebagai bank yang mendapatkan berbagai apresiasi dalam hal pelayanan, yaitu pertama, Diamond Award yang merupakan Kategori Tertinggi Regular Banking - Service Quality Award 2017 by Center for Customer Satisfaction & Loyalty (CCSL) – Agustus 2017. Kedua, Peringkat kedua - Silver Champion pada kategori Bank BUKU IV – Wow Service Excellence Award 2017 – Desember 2017 dari MarkPlus Inc. Ketiga, Peringkat 1 (Bank BUMN) dalam hal Satisfaction, Loyalty, dan Engagement Survey - April 2018 dari Marketing Research Indonesia (MRI).

wartawan
Arief Wibisono
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.