Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Pembangunan Tetap Melaju, Bersiap Bangkit Lebih Tinggi

Bali Tribune / Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng Sutjidra serta hasil pembangunan Buleleng.
 
balitribune.co.id | SingarajaMemasuki usia ke 418, Kota Singaraja terlihat semakin matang. Hal ini dibuktikan dengan laju pembangunan yang berjalan dengan baik. Meskipun terhambat dampak situasi pandemi Covid-19, Pemkab Buleleng tetap mampu menjalankan pembangunan yang direncanakan berkat koordinasi semua pihak serta pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.
 
Dalam sambutan refleksinya, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, pada momentum HUT ke-418, prioritas utama yakni menjaga wilayah Kota Singaraja agar menjadi lebih bersih. "Menjaga bangunan-bangunan bersejarah. Sehingga, kedepan bisa menjadi salah satu atraksi kebudayaan," ucap Agus Suradnyana.
 
Menurut Agus Suradnyana, masyarakat Buleleng menginginkan pariwisata lebih berkembang. Namun dengan rencana pembangunan bandara yang masih diupayakan, alternatif lain pun coba dijalankan. "Sambil menunggu, saya coba cari titik-titik yang menunjang pembangunan. Orang melirik lingkungan sebagai destinasi di Buleleng. Maka dari itu, mari jaga. Jangan dirusak, malah dorong agar lebih baik," tambah Agus Suradnyana.
 
Melalui duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra,Pemkab Buleleng selalu berkomitmen dengan pembangunan berkelanjutan. Selain mendorong pembangunan bidang pendidikan, teknologi dan komunikasi, revitalisasi pasar, pembangunan di bidang pertanian dan irigasi, Pemkab Buleleng juga melakukan pembangunan yang menunjang pariwisata, lingkungan, dan kebudayaan.
 
Seperti, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno berlokasi di Kecamatan Sukasada yang rampung pada 27 Oktober 2021 dengan total biaya Rp32,76 Miliar. RTH Bung Karno memiliki ikon patung Bung Karno setinggi 8 meter dan terpasang diatas pedestal setinggi 6 meter berhiaskan relief bahan perunggu.
 
Relief tersebut menceritakan kisah cinta orangtua Bung Karno yakni Raden Soekemi Sostrodiharjo dan Ni Nyoman Rai Srimben. Patung Bung Karno dibuat dengan posisi tangan kanan menunjuk ke depan dan tangan kiri memegang tongkat. Dipasang menghadap timur untuk menggambarkan julukan Soekarno sebagai Sang Fajar dari Timur.
 
Kemudian ada pembangunan tiga jembatan, yakni jembatan Tukad Buleleng (Bakung), Jembatan Tukad Pangkung, dan Jembatan Daya yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp14,2 Miliar. Pembangunan ketiga jembatan ini, untuk memperlancar dan membuat nyaman mobilitas masyakarat Buleleng.
 
Selain itu, pembangunan terhadap fasilitas kesehatan juga dilakukan. Pemkab Buleleng melalui RSUD Buleleng menambah kapasitas ruangan hemodialisa atau ruang cuci darah. Sebelumnya, RSUD Buleleng memiliki sekitar 25 tempat tidur, dengan rata-rata jumlah tindakan 50 hingga 70 per harinya.
 
Dengan pembangunan ruang hemodialisa ini, RSUD Buleleng akan menambah kapasitas hingga dua kali lipat. Akan ada dua gedung masing-masing berkapasitas 30 tempat tidur. Sehingga, total ada 60 tempat tidur. Setiap alat ideal digunakan untuk dua kali tindakan dalam sehari. Maka maksimal 120 pasien gagal ginjal berat yang bisa ditangani setiap harinya.
 
Seluruh pembangunan ini, telah menunjukkan komitmen Pemkab Buleleng untuk terus melakukan pembangunan berkelanjutan yang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dengan tetap tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan. 
wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.