Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Remaja 14 Tahun Jual Narkoba

sabu
WAS, seorang remaja yang diamankan polisi lantaran menjual sabu.

BALI TRIBUNE - Seorang remaja berusia 14 tahun berinisial WAS ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar karena menjual narkoba. Ia diringkus seusai melakukan tempelan di Jalan Cok Agung Tresna, Banjar Sumerta Kelod Kelurahan Sumerta Denpasar Timur, Sabtu (22/7) pukul 20.00 Wita. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti 11 paket sabu dengan berat total 50,58 gram.

Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang laki-laki biasa menempel dan mengambil paketan narkoba jenis sabu. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan lebih mendalam tentang ciri-ciri dan tempat tinggal pelaku, sehingga berhasil meringkus tersangka.

Terkait 11 paket sabu, tersangka kepada polisi mengaku mendapatkannya dari seseorang berinisial DMS yang keberadaannya tidak diketahui. “Tersangka mengaku hanya kenal lewat telepon saja,” ungkap Kasat Narkoba Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Artha Ariawan, SIk siang kemarin.

Remaja tamatan SMP ini mengaku disuruh oleh DMS untuk menempel sabu tersebut. Dan sudah dua kali melakukan tempelan. Yang pertama, sepekan yang lalu ditempel di beberapa tempat sesuai perintah DMS.

“Sebelum ditangkap, tersangka baru saja melakukan tempel. Dia juga mengaku dijanjikan uang oleh DMS untuk menempel sabu tetapi sampe saat ini belum diberikan karena keburu tertangkap oleh petugas,” terang Wayan Artha.

Mengenai keberadaan DMS, mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengaku masih mendalami keterangan tersangka guna pengembangan lebih lanjut untuk mencari DSM. “Masih kita kembangan untuk mencari bandar besarnya. Yang jelas, kita tidak sampai di sini (WAS,red) saja,” tegasnya

wartawan
redaksi
Category

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.