Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Remaja Korban Penganiayaan Dirawat Intensif Di RSUP Sanglah

RSUP Sanglah
Putu Ngurah Bagus Ramawijaya bersama ayahnya di ruang Asoka I RSUP Sanglah.

Denpasar, Bali Tribune

Pasca menjalanin operasi, Putu Ngurah Bagus Ramawijaya (15), kini hanya bisa terbaring lemah di atas ranjang di ruang Asoka I RSUP Sanglah Denpasar. Remaja yang menjadi korban penganiayaan di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat, wilayah Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Rabu (10/8), ini merupakan salah satu diantara dua korban lainnya yakni I Putu Krisna Adinata, dan Komang Adi (15).

Akibat kejadian horror itu, siswa SMP PGRI 3 Denpasar ini mengalami luka terparah dibandingkan kedua korban lainnya. Bahu kanannya mengalami luka terbuka akibat terkena tebasan senjata tajam (sajam) hingga membuat tulang bahunya patah. Tim dokter pun langsung melakukan tindakan operasi serta pemasangan pen sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (10/8).

Ditemui di ruang perawatan Angsoka 1 bagian ortopedi, RSUP Sanglah, Kamis (11/8), dengan kondisi yang masih lemas, Bagus menceritakan kronologi kejadian mengerikan itu. Sekitar pukul 01.00 Wita, Rabu (10/8), dia bersama empat temannya, termasuk Adi sedang menikmati makan malam, pada salah satu warung yang menyediakan masakan babi genyol di kawasan Gatsu Barat.

Lanjut dia, usai makan sekitar pukul 02.00 Wita, dia bersama teman-temannya pun memutuskan pulang ke rumah masing-masing. “Nama teman-teman saya itu Andi, Anom, dan Adi (yang juga jadi korban). Saya dibonceng sama Andi, naik motor Honda Scoopy, sedangkan Adi diboncengan sama Anom naik motor Honda Beat milik saya,” ungkapnya, sembari menegaskan dirinya hanya bertemu dengan Adinata saat melintas di sebuah persimpangan Jalan Gatsu Barat.

Imbuhnya, saat dia, Andi, Anom dan Adi melintas di jalan perempatan Jalan Gatot Subroto Barat yang menghubungkan antara Muding dan kolam renang Dharmapala, motor yang ditunggangi oleh mereka tiba-tiba dipepet segerombolan orang bercadar. Tanpa sepatah kata, orang-orang tersebut langsung menebas bahu kanan Bagus.

“Saat sudah ditebas, saya dan Adi terpisah. Kami lari untuk menyelamatkan diri. Andi juga membawa saya ke RS Bali Med,” ungkapnya, sembari mengatakan sebelumnya dirinya tidak tahu jika Adinata juga menjadi korban dalam kejadian ini. Dirinya dirujuk dari RS Bali Med ke RSUP Sanglah, Rabu (10/8) sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat disinggung Apakah Bagus, Adi dan Adinata satu kelas? Pria yang masih duduk di bangku kelas dua SMP itu berkata tidak. Adinata dan Bagus memang sama-sama duduk di bangku kelas dua SMP, namun lain kelas. Sedangkan Adi merupakan kakak kelas mereka. Selama ini dia bersama dengan teman-temannya merasa tidak memiliki musuh. Terlebih lagi mengikuti organisasi masyarakat dan geng motor.

Ditemui di tempat yang sama, Wayan Wasista (42), selaku ayah Bagus mengatakan, sekitar tiga atau empat hari lagi, anak pertamanya itu segera diperbolehkan pulang oleh pihak dokter. Namun, melihat kondisi tangan anaknya yang terkadang masih terasa perih dan bengkak, dirinya berencana untuk meminta izin agar pihak sekolah SMP PGRI 3 Denpasar dapat memaklumi kondisi anaknya.

“Sekitar pukul 11.00 Wita, Kamis (11/8), ada dokter forensik, sepertinya dari kepolisian melakukan visum. Lukanya juga kan di sebelah kanan. Masih susah nulis. Semoga saja pihak sekolahnya bisa memaklumi,” kata Wayan Wasista.

Sementara itu, Adinata dan Adi sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis RSUP Sanglah, pada Rabu (10/8). Kedua pria tersebut juga mengalami luka sayatan yang sama, namun tidak separah Bagus. Adinata mengalami luka sayatan pada bagian pergelangan tangan kanannya, serta luka tembak pada bagian bahu kirinya. Adi mengalami luka sayatan pada bagian belakang kepalanya.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Sengketa Jual Beli Tanah di Bali Berakhir Damai, Warga AS Cabut Laporan di Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa jual beli tanah antara warga negara Amerika Serikat (AS), Scott Bennet Trout (63), dengan rekannya, Made Pamelarina Sugianyar (49), yang sempat bergulir di Polda Bali, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai.

Baca Selengkapnya icon click

Veritas Intercultural School Resmi Diluncurkan, Awali Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan Hari Anak Nasional 2026, Veritas Intercultural School (VIS) Bali, Bintaro dan Kelapa Gading resmi diluncurkan, mengawali transformasi pendidikan berstandar internasional. Peluncuran Veritas Intercultural School dilakukan di VIS Bali, Kerobokan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KOPJAS Pejuang Pariwisata Ajak Driver Bali Beralih ke Badan Usaha Resmi

balitribune.co.id | Gianyar - Koperasi Jasa (KOPJAS) Pejuang Pariwisata Bali memanfaatkan momentum peringatan hari jadinya yang pertama untuk menegaskan komitmennya membangun industri transportasi pariwisata yang legal, profesional, dan berkelanjutan. Melalui tema "Legal, Tumbuh, Berjalan Sukses Bersama Keluarga", koperasi ini ingin menjadi contoh bagi para pelaku usaha transportasi wisata di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Resto The Jingga Villas di Lembongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Semarapura - Kebakaran hebat melanda bangunan restoran The Jingga Villas yang berlokasi di Dusun Kelod, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Tembuku, Proses Pencarian Melibatkan Warga hingga Paranormal

balitribune.co.id | Bangli - Proses pencarian Ni Nyoman Ngenu (66), warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa (21/7/2026) dini hari, hingga kini belum membuahkan hasil. Upaya pencarian intensif terus dilakukan oleh warga dibantu aparat kepolisian Polsek Tembuku, bahkan pihak keluarga turut meminta petunjuk paranormal untuk melacak keberadaan korban.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Resmi Tutup Akses OSS bagi PMA di 18 Sektor UMKM

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menutup salah satu celah yang selama ini dinilai dimanfaatkan investor asing untuk masuk ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Provinsi Bali resmi membatasi akses sistem Online Single Submission (OSS) bagi Penanaman Modal Asing (PMA) pada sejumlah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kategori risiko rendah dan menengah rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.