Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Remaja yang Terserat Ombak di Pantai Pangkung Ditemukan Meninggal

DUKA – Suasana di rumah duka Kadek Rea Andika yang ditemukan dalam kondisi meninggal setelah terseret ombak, Senin (10/12).

BALI TRIBUNE - Korban terseret ombak di Pantai Pangkung Tibah, Desa Pangkung, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kadek Rea Andika (13) ditemukan dalam kondisi meninggal, Senin (10/12). Tim SAR, BPBD, dan Sat Pol Air Polres Tabanan yang melakukan pencarian menemukan koban mengambang sekitar pukul 06.30 Wita.  Pelajar SMPN 2 Kediri asal Banjar Badung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan ini ditemukan 25 meter dari lokasi berenang. Kejadian terseret ombak ini merupakan yang keempat kalinya di dekat Pura Pangkung Tibah. Jenazah Kadek Rea Andika pasca ditemukan langsung dibawa ke rumah duka, di Banjar Badung, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan. Dimana keluarga korban menolak untuk dibawa ke Rumah Sakit dan meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka.  Saat disambangi ke rumah duka, tampak warga dan kerabat korban sedang sibuk menyiapkan upacara untuk penguburan jenazah korban yang akan dikubur sore hari. Dimana terlihat kesedihan yang sangat mendalam bagi keluarga korban terutama ibu kandung korban. Menurut ibu korban Ni Wayan Sumitri (35), tidak ada firasat apapun terkait akan kejadian tersebut.  Menurutnya, sebelum kejadian pada siang hari, Minggu (9/10) sebelum berangkat kerja sempat bercanda kepada korban saat berpamitan berangkat. Pihaknya berpesan kepada korban agar tidak ke mana-mana serta menjaga adik-adiknya di rumah. Namun ternyata sore Harinya korban pergi mandi ke pantai dan terjadi naas tersebut. "Saya kemarin sangat terkejut pada saat kerja ditelpon kalau anak saya kadek tenggelam diseret ombak, saya gak menyangka akan ada kejadian ini," ungkapnya, sambil menangis menahan kesedihan kehilangan anaknya.  Ditambahkan Ibu Korban, Kadek Rea Andika merupakan anak yang baik dan penurut di keluarga. Dimana setiap kali disuruh, anaknya itu tidak pernah membantah dan selalu menurut. Selain itu Rea Andika juga merupakan anak yang berprestasi di sekolahnya. Dirinya tidak menyangka akan kejadian tersebut dan kehilangan anaknya. "Anak saya ini sangat baik, rajin, dan suka menolong, dia yang sering mebanten di rumah dan ngempu adik-adiknya," tambahnya.  Sebelumnya diberitakan, dua remaja, I Putu Agus Mahendra (13) dan I Kadek Rea Andika (13) terseret ombak saat mandi di Pantai Pangkung Tibah, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (9/12) sekitar pukul 15.00 Wita. Putu Agus Mahendra berhasil diselamatkan, sedangkan korban Rea menghilang digulung ombak.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.