Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rembug Stunting, Percepat Penurunan Stunting di Gianyar

Bali Tribune/ REMBUK - Suasana rembuk stunting dengan seluruh stake holder di Ruang Rapat Bappeda Gianyar.


Balitribune.co.id | Gianyar - Menguatkan sinergi percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Gianyar melakukan rembug stunting dengan seluruh stake holder di Ruang Rapat Bappeda, Rabu (3/4/2024) serta diikuti secara daring oleh kepala desa se-Gianyar. Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra yang membuka rembug tersebut menegaskan bahwa permasalahan stunting merupakan prioritas nasional.

Bahkan presiden menargetkan angka prevalensi turun menjadi 14% pada 2024 mendatang dan tahun 2030 Indonesia diharapkan bebas dari stunting. Permasalahannya stunting di Kabupaten Gianyar masih perlu mendapatkan perhatian bersama, karena berdasarkan hasil SSGI Tahun 2022 stunting di Kabupaten Gianyar sebesar 6.3%, artinya mengalami peningkatan sebanyak 1,2% dibandingkan dengan tahun 2021 yang 5.1%. “Berdarkan EPPGBM bulan Pebruari 2023 Prevalensi Stunting sebesar 4% dengan jumlah balita stunting sebanyak 969 balita. Dengan demikian Kabupaten Gianyar menargetkan Prevalensi Stunting Tahun 2024 sebesar 2,96%,” ujar Sadra.

Sadra berharap adanya peningkatan kualitas pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting mulai dari desa/kelurahan, kecamatan dan tingkat kabupaten, sehingga target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai. Salah satu kegiatannya dengan melaksanaan pertemuan Rembug Stunting. Kegiatan rembug stunting ini haruslah dijadikan momentum meningkatkan kerjasama dan koordinasi untuk terus mengembangkan upaya dalam penanggulangan stunting sehingga dapat menjangkau seluruh sasaran baik balita, keluarga dan masyarakat.

“Untuk mengejar ketertinggalan kita dalam penurunan stunting maka diharapkan semua stakeholder yang terkait agar lebih intensif dan bekerja lebih keras lagi sehingga apa yang kita harapkan dapat tercapai demi generasi kita yang lebih baik dan menciptakan generasi emas sesuai arahan Presiden. Program Percepatan Penurunan Stunting merupakan program prioritas pemerintah dimana prioritas utama atau sasaran dari program pencegahan stunting adalah ibu hamil dan anak-anak usia 0 sampai 2 tahun atau rumah tangga dengan seribu hari pertama kehidupan,” tandasnya.

Kepala Bappeda Gianyar Anak Agung Dalem Jagaditha dalam paparannya menegaskan bahwa desa kasus stunting sangat tinggi namun prevalensi rendah, lebih dominan mengalami kesenjangan pada cakupan layanan sensitif seperti pendampingan kepada keluarga resiko stunting, bantuan soial pada PUS, pemeriksaan status anemia pada remaja, pendampingan kepada catin. Sementara layanan spesifik yang sangat rendah, muncul di beberapa desa diantaranya balita gizi buruk yang mendapat pelayanan tata laksana gizi buruk, dan KB pasca persalinan.

PMPK Satgas Stunting Bali, dr. Made Adi Wiguna memberikan catatan akhir bahwa sasaran yang perlu difokuskan untuk tahun 2024 yaitu ibu hamil, bayi sampai usia 2 tahun, dan bisa ditambah remaja putri atau calon pengantin. ATA

wartawan
ATA
Category

Tok! Polresta Denpasar Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, Izin yang Sudah Terbit Akan Dicabut

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Denpasar dipastikan tidak akan disuguhi pesta kembang api pada pergantian malam pergantian Tahun Baru 2026. Seiring pihak kepolisian Polresta Denpasar menegaskan tidak akan memberikan izin yang dikeluarkan untuk penggunaan kembang api. Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menyusul terbitnya instruksi dari Kapolri Jenderal Pol.

Baca Selengkapnya icon click

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.