Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Renggut Korban, Polsek Sukawati Tutup Galian C Liar

Bali Tribune / GALIAN - Penutupan delapan tempat galian C liar di Das Petanu

balitribune.co.id | GianyarTidak hanya memicu tebing longsor dan merusak lingkungan, aktivitas galian C liar di Gianyar juga telah banyak menimbulkan korban jiwa. Menyusul kematian I Made Wirka (51) panambang asal Desa Saba, Blahbatuh, Jajaran Polsek Sukawati pun bertindak tegas. Selasa (18/4) dilakukan menyisiran di Daerah Aliran Sungai (DAS) Petanu, dan 8 titik tempat galian ilegal langsung ditutup.

Penutupan Galian batu padas di Galian C liar Subak Petanu, Banjar peninjauan, Batuan, Sukawati melibatkan 10 personil. Dalam Kegiatan yang dilaksanakan sekitar Pukul 09.30 Wita itu, ditemukan ada 8 titik penambangan liar dan langsung  ditutup. Masing-masing galian liar yang dikelola oleh Made Sudiana Antara ( 52), I Ketut Gelan (43), Qayan Yoga Prasetya (24), yang asal Kebalian, Sukawati. Selanjutnya  I Wayan Kodir (52), Ni Wayan Suwitri ( 47), I Nyoman Sudya (52), I Ketut Kadi (50), yang asal  Banjar Bonbiyu, Desa Saba, Blahbatuh. Terakhir I Ketut Selamet ( 45) asal Banjar Delod pangkung, Sukawati.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Made Ariawan P SH, mengatakan penutupan dilakukan dengan memasang dua buah sepanduk yang isinya penutupan penambangan  tanpa Ijin  ( stop Ilegal Minning). Pihaknya juga mengumpulkan  dan mendata  para pemilik lahan, pemilik lahan kontrakan dan Buruh serta memberikan arahan dan peringatan kepada para pencari batu padas untuk tidak kembali melakukan pencarian batu di areal subak petanu karena tidak memiliki ijin tambang.

"Kami tidak menghambat pencarian nafkah dan pengasilan dari para pengusaha galian batu padas. Namun harus mematuhi  peraturan pemerintah dengan memiliki izin atau mengurus izin tambang batu padas," tegasnya.

Terlelih aktivitas galian ini telah banyak merenggut korban. Dan terakhir, tebing longsor yang mengakibatkan buruh tambang batu padas meninggal dunia. Ariawan menegaskan, dengan adanya kejadian tersebut agar para penambang tidak melakukan aktivitasnya kembali  mengingat situasi di lokasi penambangan yang sangat  berbahaya dimana kemungkinan akan kembali terjadinya longsor. "Maka dari itu, hari ini kegiatan pencarian  penambangan batu padas kami tutup," tegasnya.

Kali ini, sebagai pembinaan, hanya dilakukan penutupan. Namun jika pengusaha galian liar ini tetap membandel maka akan ditindak tegas dengan proses hukum yang akan diserahkan ke Polres Gianyar. 

"Kita serahkan ke Polres, ada Unit Tipiter (tindak pidana tertentu) yang akan memprosesnya, " pungkasnya.

Sementara perwakilan pengusaha pemilik lahan penambangan Batu padas yang dikumpulkan, I Ketut Gelan, menyampaikan banyak terimakasih kepada aparat kepolisian Polsek Sukwati sudah memberikan arahan dan petunjuk terkait dengan adanya longsor yang menyebabkan  buruh meninggal dunia. "Kami terima dengan baik  dan akan mematuhi peraturan Pemerintah," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya akan Terima Sampah Residu, TPS3R Sadu Kencana Sudah Curi Start

balitribune.co.id I Tabanan – TPS3R Sadu Kencana di Desa Dauh Peken menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan baru Pemkab Tabanan yang hanya akan menerima sampah residu di TPA Mandung mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Pengelola menyebut langkah itu sejalan dengan program edukasi pemilahan sampah dari rumah yang telah mereka rintis sejak 2023 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Rencanakan Pengadaan 3 Mesin RDF Jelang Penutupan TPA Suwung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung berencana mengadakan tiga unit mesin pengolah sampah residu menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) menjelang penutupan total TPA Suwung pada 1 Agustus 2026.

Rencana tersebut terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPRD Badung bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

13 Fitur Berbasis AI di GrabX sebagai Panduan di Asia Tenggara

balitribune.co.id I Denpasar - Grab mengumumkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence-AI) di GrabX 2026, yaitu ajang tahunan Grab yang menampilkan berbagai inovasi produk terbaru. Melalui ini, semakin mengembangkan aplikasinya sebagai superapp dan panduan cerdas dalam kehidupan sehari-hari (intelligent everyday guide) bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.