Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rentetan Gempa Bumi 4.6 SR Guncang Karangasem, 32 Bangunan di Kecamatan Kubu Rusak

Bali Tribune/TUNJUKKAN - Warga di Banjar Dinas Tamansari menunjukan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa 4.6 SR.




balitribune.co.id | Amlapura - Rentetan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Karangasem pada Jumat (29/7/2022) malam, mengakibatkan puluhan bangunan milik warga di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, rusak sedang dan ringan. 

 
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lokasi terdampak gempa pada Sabtu (30/7/2022), warga terdampak gempa yang rumahnya mengalami kerusakan menyebutkan guncangan paling kuat dirasakan pada Pukul 20.57 Wita.
 
I Kadek Suarjana, warga Banjar Dinas Tamansari, Desa Tianyar Barat, kepada media ini menyebutkan, saat kejadian seluruh warga tengah berada di dalam rumah. Begitu terjadi guncangan gempa dengan kekuatan 4,6 SR, yang titik gempanya berlokasi di Barat Laut Karangasem, warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Guncangan gempanya sangat kuat pak. Rumah saya mengalami kerusakan pada bagian atap, gentengnya pada berjatuhan. Tidak hanya rumah saya, puskesmas, balai banjar dan sekolah juga mengalami kerusakan pada bagian atap, sebutnya.
 
Termasuk rumah I Nyoman Oka Antara, anggota DPRD Provinsi Bali yang campuran bahanya 3:1, disebutkannya juga mengalami retak temboknya. Sabtu hingga Minggu (31/7/2022) warga masih berupaya secara swadaya memperbaiki rumah mereka yang rusak, utamanya bagian atap. Selain merusak puluhan rumah, guncangan gempa yang terjadi juga merusak sejumlah tempat ibadah yakni pelinggih pada padmasana warga.
 
Berdasarkan data assesmen yang dilakukan oleh BPBD Karangasem, jumlah bangunan yang rusak akibat guncangan gempa 4.6 SR tersebut totalnya sebanyak 32 unit. Masing-masing terjadi di Desa Tianyar Barat sebanyak 26 unit bangunan yang terdiri dari bangunan rumah tempat tinggal, kamar mandi, bangunan tempat ibadah, puskesmas, sekolah dan balai pertemuan warga.
 
Secara rinci kerusakan bangunan akibat dampak gempa di Desa Tianyar Barat tersebut terjadi di Banjar Dinas Tegal Sari sebanyak 3 unit bangunan, di Banjar Dinas Batu Meyeh 3 unit bangunan, di Banjar Dinas Bengklok 10 unit bangunan, dan di Banjar Dinas Tamansari sebanyak 11 unit bangunan.
 
Di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, jumlah banguna warga yang rusak sebanyak enam unit bangunan, masing masing terjadi di Banjar Dinas Penginyahan sebanyak empat unit bangunan rumah warga, di Banjar Dinas Moncolsebanyak satu unit bangunan dan di Banjar Dinas Tunas Sari sebanyak satu unit bangunan. 
wartawan
AGS
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.