Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Restoran Berkonsep Ramah Lingkungan Diyakini Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Bali Tribune/ RESTORAN - Wisatawan yang sedang berada disalah satu restoran berkonsep ramah lingkungan di Gianyar sembari berenang menikmati minuman dengan sedotan bambu
balitribune.co.id | Gianyar  -  Budaya ramah lingkungan sudah diterapkan sejak lama di negara-negara maju. Kebiasaan menggunakan peralatan yang ramah lingkungan pun kerap dilakukan wisatawan tidak hanya saat berada di negaranya juga ketika berwisata ke suatu destinasi. Hal ini yang dijadikan peluang bagi para pelaku pariwisata di Bali untuk menunjukkan bahwa di pulau ini wisatawan mendapatkan pelayanan yang mengutamakan lingkungan. Sehingga menambah minat wisatawan datang ke Bali dan mengangkat citra baik Bali di mata wisatawan. 
 
Konsep ramah lingkungan yang ditawarkan di Pulau Bali berupa rumah makan yang menggunakan bahan-bahan organik atau dari alam salah satunya restoran di Tegalalang Kabupaten Gianyar. Restoran peduli lingkungan ini merupakan destinasi baru bagi para wisatawan yang sedang berada di Bali.
 
Kepedulian terhadap lingkungan di restoran ini bisa dilihat mulai dari penyajian makanan, minuman dan beberapa menu lainnya. Pasalnya, piring yang digunakan untuk menyajikan makanan-makanan tersebut terbuat dari kayu dengan beralaskan daun dan strow berbahan bambu agar lebih meyakinkan konsep ramah lingkungan yang ditawarkan.
 
Meski mengandung konsep ramah lingkungan, harga makanan yang dijual tergolong terjangkau. Konsep ramah lingkungan di restoran ini didukung oleh suasana sekitar dengan pemandangan alam yang asri.
 
Bisnis yang dikembangkan oleh pengusaha lokal Bali ini terlihat berkembang baik setelah berjalan selama kurang lebih satu setengah bulan. Rujukan atau sasaran utamanya adalah wisatawan lokal Bali, dengan memberikan ruang untuk bebas berekspresi pada wahana ayunan gantung yang menjulang tinggi, free poll dan beberapa spot foto lainnya.
 
Pemilik restoran ramah lingkungan di Tegalalang, Gede Mega Juniarta beberapa waktu lalu mengatakan, tempat makan ini dibangun untuk menjaga kearifan lokal Bali. Dimana berawal dari penataan alam dengan konsep ramah lingkungan dan memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja lokal yang khususnya berasal dari sekitaran Tegalalang.
 
Para pengunjung pun kata dia menyambut baik restoran berkonsep pemanfaatan bahan-bahan dari alam ini. Destinasi-destinasi wisata baru yang memiliki konsep kepedulian terhadap alam semesta perlahan akan mengurangi estimasi buruk para wisatawan tentang Bali yang mulai dipenuhi plastik. "Pengembangan konsep-konsep ramah lingkungan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke resto ini," kata Gede. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.