Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Revalidasi Kedua Batur Unesco Global Geopark, Bupati Bangli: Penting Bagi Keberlanjutan Bumi

Bali Tribune / Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka revalidasi kedua Batur UNESCO Global Geopark Batur, Rabu (13/7).

baltribune.co.id | BangliBupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka revalidasi kedua Batur UNESCO Global Geopark Batur, Rabu (13/7). Revalidasi dilakukan oleh tim assesor dari UNESCO. 

Pembukaan tersebut dihadiri oleh Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Badan Geologi Bandung, Kepala Pusat Survey Geology Bandung, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Bandung, Komite Nasional Untuk Unesco, Komite Nasional Geopark, Observer (Hanang Samudra), Ketua Umum Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark, Staff Direktur Hubungan antar Lembaga Kemenparekraf, Kepala balai Konservasi Sumber daya Alam bali (BKSDA), Ketua DPRD Bangli yang diwakili oleh Anggota DPRD Komang Carles, Unsur Forkompinda Kabupaten Bangli, General Manager Pengelola Batur Unesco Global Geopark Ida Bagus Gde Giri Putra, Pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Camat Kintamani, Perbekel di wilayah Batur Geopark. 

Dalam sambuatnya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, Batur Unesco Global Geopark adalah Global Geopark Pertama di Indonesia yang diakui oleh UNESCO pada 20 september 2012 pada Konfrensi Geopark Eropa ke 11 di Auroca, Geopark Portugal. 

Menurut Sang Nyoman Sedana Arta, pembangunan Geopark sangat penting bagi keberlanjutan bumi, dimana secara konseptual tiga pilar utama yang harus dijaga yaitu, keanekaragaman hayati, budaya dan seni yang harus kita lindungi demi generasi kedepannya.

"Sejak ditetapkan sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN) pada tahun 2012, Batur Unesco Global Geopark terus bertumbuh menjadi salah satu destinasi pariwisata paling favorit di Bali," jelasnya. 

Lebih lanjut, pada bulan Agustus 2016 Batur Unesco Global Geopark telah melalui proses revalidasi pertama dan telah menghasilkan 11 rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Geopark Batur sebagai Global Geopark. Revalidasi kedua seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, tetapi karena Pandemi covid-19 kegiatan revalidasi harus ditunda dan baru bisa dilaksanakan ditahun 2022.

"Pandemi Covid 19 menghentikan berbagai program pembangunan infrastruktur umum, menurunkan pertumbuhan ekonomi global dan mengurangi jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia," ungkap bupati dari PDI-P ini.

Namun, dengan keberhasilan vaksinasi masal dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, kondisi pariwisata di Batur Global Geopark Unesco telah mengalami pertumbuhan yang cukup, tren baru telah diciptakan untuk menarik wisatawan lokal. Kondisi ini menjadi peluang baru bagi Pemerintah Kabupaten Bangli dan pengelola Batur Global Geopark untuk mengambil momen pasca Covid-19.

"Ada tren baru wisatawan memilih wisata luar ruang yang lebih aman dan sehat," ujarnya. 

Diakui, berbagai program pembangunan dilakukan untuk meningkatkan fasilitas pendukung dan keberlanjutan Geopark Global Batur Unesco telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli, termasuk pelatihan wisata batur geopark, pelatihan packaging produk UKMM seperti kopi arabika Kintamani dan bawang Kintamani, menata kawasan penambangan pasir, pembangunan IPAL dan pengelolaan sampah terpadu. Selain itu ada penyediaan dan pendistribusian air bersih bagi masyarakat di kawasan Geopark Batur, revitalisasi Danau Batur dan dan penataan keramba jaring apung, pemberdayaan daerah pesisir, penataan kawasan penelokan dan pedestrian di sekitar jalan Penelokan.

Tidak hanya itu, untuk penyediaan layanan yang nyaman bagi wisatawan dilakukan pula pembangunan pelabuhan Kedisan dan pelabuhan Trunyan, penyediaan program E-Ticketing untuk retribusi tiket wisata, serta me-launching brand pariwisata Bangli dengan tagline “Bangli The Origin Of Bali”. 

Sementara itu Assesor UNESCO Global Geopark Nicholas Talbot Powe dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam empat hari kedepan pihaknya akan meninjau lebih lanjut bagaimana daerah yang indah ini mampu menghubungkan antara aspek geologikal dengan aspek budaya dan sebagainya.

“Beberapa hari kedepan kami akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya, kami mohon kerjasamanya dengan baik agar segala hal dapat terorganisir dengan baik," harapnya.

wartawan
SAM

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.