Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Warga Iringi Pelebon Putra Raja Batubulan

Bali Tribune/ PELEBON - Iring-iringan Pelebon Cokorda Raka Puri Batubulan.


balitribune.co.id | Gianyar - Ribuan orang rela berdesak-desakan, dan Jalan Raya  Batubulan menjadi lautan manusia saat mengiringi prosesi pelebon di Puri Batubulan, Senin (19/9/2022). Kremasi ini menjadi perhatian karena bersaranakan  menara bade berukuran Raksa dan Lembu. Iring-iringan hingga pembakaran jenazah menjadi tontonan langka bagi wisatawan asing.

Sejak pagi, sarana kremasi mendiang palingsir Puri Batubulan Cokorda Raka almarhum sudah menjadi magnet warga dan wisatawan. Selain jarang digelar,  sarana kremasinya juga sangat istimewa, yakni menara bade khusus  deban tumpang 9 dan berketinggian 18 meter.

Setelah dinanti sejak pagi, prosesi pun dimulai sekitar Pukul 12.15.00 Wita. Sejumlah pejabat negara, daerah dan palingisr puri di bali  juga mengikuti jalannya  prosesi. Dengan iringan  panjang, jenasah mendiang ditempatkan menuju  menara bade. Diawali dengan pergerakan patung lembu, iring-iringan  pun bergerak dengan rapi diekori ribuan warga. Lantaran bobotnya sangat berat, bade pun dilengkapi roda dan  digusung secara estapet. Setelah dua jam perjalanan,  patung lembu dan menara pun mencapai kuburan. Hingga sore hari rangkaian  prosesi berjalan, wisatawan  enggan beranjak. Pembakaran ditandai dengan penyulutan api  dari Keluarga Besar Puri.

Cokorda Gde Putra(56) selaku putra sulung almarhum saat ditemui, Minggu (18/9/22), menjelaskan bahwa Cokorda Raka meninggal dunia pada 7 Agustus 2022 lalu. Menghembuskan nafas terakhir pada usia 86 tahun di kediamannya Puri Batubulan. Mendiang meninggalkan seorang istri, Cokorda Istri Oka yang merupakan kakak kandung Cokorda Raka Kertyasa alias Cok Ibah, 3 Putra dan 2 Putri. "Beliau meninggal di rumah, disemayamkan juga dirumah," jelas Cokorda Gde Putra

Semasa hidup, sosok Cokorda Raka dikenal sangat bijaksana dan memberikan pegangan hidup kepada putra putrinya. Termasuk di masa tua, Cokorda Raka berusaha untuk beraktivitas sendiri tanpa merepotkan keluarga. "Selain karena usia telah lanjut, beliau juga selama 7 tahun terakhir mengidap Glukoma. Indera penglihatan beliau berkurang sampai akhirnya buta total kiri dan kanan. Selama 7 tahun itu beliau sangat sabar," kenangnya. Cokorda Raka tidak sekalipun depresi atau mengeluh ketika tidak lagi bisa melihat keindahan alam semesta. Sebelum sakit, beliau juga sering melukis. Semua lukisan di dinding Puri, semua karya beliau," terang keponakan Cok Ibah ini.

Sementara terkait Bade dibuat oleh undagi Ida Bagus Pidada dari Griya Kesiman. Dibuat sekitar 15 hari di Lapangan Batubulan. Bade tumpang sia ini dipersembahkan sebagai penghormatan terbaik dari keluarga besar untuk Cokorda Raka. "Sebagai seorang putra beri penghormatan terbaik buat almarhum," jelasnya.

Sesuai dresta Puri, Bade tumpang sia ini dilengkapi pepalihan 5 bebaturan. "Paling bawah ada bedawang Nala, atasnya Boma, penghuni alam semesta hingga masuk unsur burung di angkasa. Semua itu akan dibakar hilangkan panca Indria mencari nirwana," terang Cokorda Gde Putra. Selain Bade, ada sebuah Lembu hitam yang juga digarap. Lembu ini dipersembahkan khusus oleh Cok Ibah untuk iparnya. "Lembu diberikan oleh Cok Ibah. Dibuat oleh Gusti Sudara cucu daripada Gusti Nyoman Lempad, seorang seniman terkenal," imbuhnya.

wartawan
ATA
Category

Parade Puisi dan Akustik Hidupkan Semangat Kreativitas Generasi Muda Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Semangat kebangkitan generasi muda melalui seni dan budaya menggema dalam gelaran Parade Puisi dan Akustik yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Sabtu (23/5/2026). 

Mengangkat tema Bangkit Berkarya, Bersatu dalam Nada, kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus ajang memperkuat persatuan masyarakat, khususnya kalangan muda di Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Beri Teguran ke Warga yang Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan masih mengedepankan pendekatan persuasif bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Walaupun, hampir dua pekan ini Pemkab Tabanan memastikan penerapan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) sudah bisa dilaksanakan. Penerapan sanksi tipiring baru akan diambil sebagai langkah terakhir jika upaya sosialisasi dan edukasi tidak diindahkan oleh pelanggar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Pemprov Bali, Pemkab/Pemkot, dan TNI AD Matangkan Groundbreaking PSEL Denpasar Raya

balitribune.co.id | Mangupura - Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya di kawasan Benoa terus dipercepat. Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Gianyar Pastikan Jalan Rusak Tertangani secara Terukur

balitribune.co.id I Gianyar - Maraknya unggahan jalan rusak di wilayah Gianyar,  seakan luput dari perhatian pemerintah setempat. Framming ini pun disikapi tegas oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana yang inten meninjau langsung ke lokasi. Dengan kuota anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, perbaikan jalan rusak dipastikan mendapat penanganan prioritas namun tetap terukur merunut regulasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Pelepasan Tukik

balitribune.co.id I Denpasar - Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Denpasar resmi ditutup pada Sabtu (23/5/2026). 

Penutupan acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, diisi dengan yoga bersama hingga pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Baca Selengkapnya icon click

Virus ASF 'Hantui' Peternak, Tim Disperpa Badung Cek Puluhan Babi Mati Misterius di Canggu

balitribune.co.id I Mangupura - Ancaman Virus African Swine Fever (ASF) kembali menghantui peternak babi di Badung. Puluhan ekor babi di kawasan Banjar Kayu Tulang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara dilaporkan mati mendadak dengan gejala mengarah kuat pada serangan virus mematikan tersebut.

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung pun langsung bergerak cepat setelah informasi kematian ternak itu ramai diperbincangkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.