Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

Perbekel Tulikup I Made Ardika.
Bali Tribune / Perbekel Tulikup I Made Ardika.

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Perbekel Tulikup I Made Ardika membenarkan program " Punia Bawi" tersebut sebagai wujud yadnya Pemerintahan desa untuk warga yang mengayomi pura-pura yang ada. Hal ini dilatari oleh beberapa kondisi mulai dari peningkatan pendapatan desa kemudian timbul ide untuk mengurangi beban warga, khususnya  dalam mementum Hari Raya Galungan dan Kuningan. 

"Dari 17 pura Dang Kayangan dan Kayangan Tiga, mayoritas piodalannya di saat suasana hari raya galungan dan kuningan. Sehingga program ini sangat berdampak pada warga  yang juga sebagai pengemong pura, bebannya diringankan," ungkap Made Ardika, Selasa (2/6/2026).

Ardika mengatakan, program tersebut didanai melalui Pendapatan Asli Desa (PADes) yang bersumber dari berbagai unit usaha milik desa, seperti pasar desa, usaha gas elpiji, dan sembako. 

"Bantuan yang diberikan berupa babi yang akan digunakan sebagai sarana upacara keagamaan di masing-masing pura. Nilainya  Rp11 juta untuk setiap paket bantuan yang terdiri atas dua ekor babi," terangnya. 

Diharapkan, program ini  membantu meringankan beban warga sekaligus memotivasi  kebersamaan masyarakat. "Semenjak program ini berjalan dalam beberapa bulan terakhir,  kehadiran desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar Ardika.

Ia menambahkan, pemilihan bantuan berupa babi dilakukan karena hewan tersebut merupakan salah satu sarana penting dalam pelaksanaan berbagai upacara adat dan keagamaan di Bali. Selain membantu kebutuhan upacara, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. 

Dikatakan, seluruh babi yang disalurkan dibeli dari peternak lokal di Desa Tulikup sehingga mampu mendukung perputaran ekonomi desa. "Kami memberdayakan peternak lokal agar manfaat program ini dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain membantu pura, program ini juga mendukung usaha warga desa," katanya.

Desa Tulikup memiliki tujuh banjar dinas dan dua desa adat yakni Desa Adat Tulikup Kelod dan Desa Adat Tulikup Kaler dengan total 17 pura Dang Khayangan. Penyaluran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah krama di masing-masing wilayah. Di Banjar Siyut, misalnya, bantuan diberikan berupa satu ekor babi karena disesuaikan dengan jumlah anggota banjar setempat.

Ardika berharap program tersebut dapat memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, kepedulian desa terhadap kebutuhan warga akan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. 

Berdasarkan estimasi PADes yang berasal dari berbagai unit usaha desa, pendapatan yang dikelola desa diperkirakan mencapai Rp300 juta hingga Rp500 juta. Pendapatan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui program punia ini, Pemerintah Desa Tulikup berharap pelaksanaan tradisi keagamaan dapat berlangsung dengan baik, sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan peternak desa. 

wartawan
ATA
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.