Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rob Diperparah Banjir, Permukiman dan Persawahan Tergenang

Bali Tribune / ROB - Kawasan subak di pesisir Jembrana kini terdampak banjir dan rob, ratusan hektar tanaman terancam gagal panen.

balitribune.co.id | Negara - Banjir yang terjadi bersamaan dengan gelombang pasang air laut di pesisir selatan Jembrana juga meluluhlantakan lahan pertanian. Tanaman padi di sejumlah subak di Jembrana kini terendam genangan air. Petani kini terancam gagal panen apabilan kondisi ini berlangsung lama.

Dampak gelombang pasang air laut kini diperparah dengan terjadinya peningkatan debit air sungai. Selain permukiman warga di kawasan pesisir yang tergenang banjir maupun rob seperti yang terjadi di Banjar Tegalcantel, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, peningkatan permukaan air sungai baik akibat gelombang pasang air laut sejak beberapa hari belakangan ini maupun akibat banjir dari hulu akibat hujan deras beberapa hari terkahir juga meluluhlantakan areal pertanian dan tanaman padi di sejumlah kawasan subak juga tergenang.

Seperti yang kini dirasakan petani padi di kawasan subak di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Pekutatan. Petani padi di Subak Babakan Pecelengan Desa Mendoyo, Dangin Tukad dan Subak Babakan Yehkuning, Desa Yehkuning kini terancam gagal panen. Sejak Jumat (29/5) lalu hamparan sawah yang berada disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Yeh Kuning terendam air baik rob maupun banjir dari hulu. Meningkatnya debit air menyembabkan tanggul sungai Yehkuning baik disisi utara maupun disisi selatan jebol.

Salah seorang petani padi di Subak Babakan Yehkuning, Made Martha memastikan tanaman padinya yang tergenang air tersebut gagal panen. Menurutnya para petani yang mengharapkan agar ada penanganan awal namun dari pihak terkait justru sama sekali belum ada Dinas terkait turun melihat kondisi yang dialami oleh para petani. Apabila dibiarkan dan tidak ditangani secara serius, kondisi ini akan mengancam perekonomia petani dan keluarganya karena tanaman padi menjadi tumpuan ekonomo terlebih disaat pandemic covid-19. “Kami sudah pasti merugi. Agar tidak rugi total maka kami sangat mengharapkan peran serta pemkab Jembrana untuk membantu mengantisipasi ancaman yang dihadapi sekarang ini,” harapnya.

Begitupula Kelihan Subak Babakan Pecelengan, Komang Aryana mengakui dampak banjir dan rob ini. Ia menyebut dari luas sawah disubaknya sekitar 145 hektar, seluas 50 hektar kembali terdampak banjir dan terancam gagal panen.  “Paling parah seluas lima hektar. Tanaman padi tinggal sebulan dipastiakn panen sudah pasti gagal,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama dikonfirmasi mengakui  puluhan hektar swah berisi tanaman padi terkena dampak banjir dan rob. Selain di Air Kuning dan Mendoyo Dangin Tukad, menurutnya areal subak di Desa Penyaringan juga terdampak rob. Saat ini pihaknya mengaku tengah melakukan pendataan luas tanaman padi siap panen yang tergenang air tersebut. Pihaknya berharap air segera surut sehingga tanaman padi yang menjadi komoditas pertanian terutama di pesisir masih bisa diselamatkan.

Terkait dengan tanggul sungai yang jebol akibat terjangan banjir dan rob, menurutnya penanganannya menjadi kewenangan instansi lain. Namun pihaknya telah berkordinasi sehingga  bisa segera diperbaiki. “Sementara kami masih data baik padi petani yang terkena banjir akibat tanggul jebol dan padi petani yang terkena banjir rob di daerah Penyaringan untuk tindaklanjutnya. Bahkan, untuk tanggul sungai yang jebol itu sudah kita kordinasikan ke Dinas terkait agar segera mendapat penanganan,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click

TVRI Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Program Nonton Bareng Bola Gembira

balitribune.co.id | Jakarta - Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi kian terasa di berbagai penjuru Indonesia. Menjawab antusiasme tersebut, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 siap menghadirkan euforia dari pesta sepak bola terbesar ini ke seluruh lapisan masyarakat melalui kampanye Bola Gembira.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.