Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rossi Heran Ada yang Tangguh di Lintasan Basah

pembalap
Valentino Rossi

Lesmo,

Balapan MotoGP 2016 menjadi musim yang kurang mengenakkan untuk Tim Movistar Yamaha. Sangat kuat di beberapa balapan awal, kini tim yang bermarkas di Lesmo, Italia, justru melorot jelang akhir musim.

Salah satu penyebab paling besar adalah mundurnya performa motor YZR-M1 yang ditunggangi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Perbedaan paling jelas terlihat saat kedua rider tersebut mengaspal di lintasan basah.

Dalam tiga balapan terakhir, baik Rossi maupun Lorenzo sama-sama gagal mendapatkan hasil terbaik. Bahkan, Lorenzo tak berhasil menyelesaikan balapan di GP Spanyol akibat terjatuh, kemudian Rossi menyusul di race berikutnya.

Alhasil, beberapa pebalap yang sebelumnya tidak diperhitungkan sukses menapaki podium. Oleh karena itu, Rossi menyatakan heran mengapa ada rider yang sangat tangguh saat membalap di lintasan basah.

“Sangat sulit memahami mengapa ada beberapa pebalap yang sangat cepat dan agresif di lintasan basah. Karena tidak biasanya pebalap tidak mengetahui bahaya yang terjadi,” ujar Rossi, seperti diberitakan Speedweek, Selasa (2/8).

Valentino Rossi, sebenarnya masih bertekad menjadi jawara pada MotoGP 2016. Saat ini, Rossi tertinggal 59 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez. The Doctor –julukan Rossi– harus kerja keras dalam sembilan seri yang tersisa, jika ingin mengukuhkan gelar juara MotoGP 2016.

Namun ternyata, Rossi dikabarkan memiliki cara lain untuk memenuhi ambisinya tersebut. Pebalap berusia 37 tahun itu disebut-sebut telah mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada empat pebalap top MotoGP yakni Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Maverick Vinales. Pesan tersebut berisi permintaan bantuan kepada empat pebalap tersebut untuk menyerang Marquez.

Jika kabar tersebut benar, maka tragedi MotoGP 2015 berpeluang terulang kembali. Kala itu, Lorenzo meminta bantuan kepada Marquez dan Dani Pedrosa untuk menjegal Rossi. Tragedi tidak menyenangkan tersebut mulai disadari Rossi pada seri ke-16 di Sirkuit Phillip Island, Australia.

Saat itu, Rossi menilai Marquez dapat memenangi balapan sejak awal ketimbang harus menutupi pergerakan motornya di hampir sepanjang race. Kemudian rasa curiga Rossi berlanjut di seri ke-17 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia.

wartawan
habit
Category

Lestarikan Tradisi, WHDI Edukasi Pakem Banten Otonan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Kali ini, pelatihan menyasar ibu-ibu PKK di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Denpasar Bertolak ke Surabaya, Tertua Usia 83 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas secara resmi rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah di Terminal Ubung, Jumat (8/5/2026) sore. Sebanyak 261 jemaah bertolak menuju Embarkasi Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.