Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rp 30 M Disiapkan untuk Percantik Wajah Kota Gianyar

AKAN DIPERCANTIK - Kawasan Kota Gianyar akan dipercantik lagi.

BALI TRIBUNE - Penanataan wajah kota, juga menjadi terobosan kepemimpinan baru di Pemerintahan Gianyar. Tahun 2019, wajah Kota Gianyar akan ‘dipermak’. Sebab saat ini, kondisi kota dinilai sudah kuno lantaran bertahun-tahun tak pernah tersentuh renovasi. Selain itu, suasana kota juga relatif panas.  Berdasarkan kajian Pemkab Gianyar, kondisi ini sangat mempengaruhi psikologis masyarakat. Karena itu, mempersejuk kota juga masuk dalam proyek ini. Anggaran untuk mempercantik wajah kota ‘Gumi Seni’ini telah terpasang dalam APBD 2019, yang telah diparipurna belum lama ini. Kawasan yang akan dipercatik ini melingkupi luas sekitar dua kilometer. Mulai dari pembuatan taman di sepanjang dua kilometer, penggantian trotoar, penanaman pohon perindang hingga pemasangan ambul-ambul di setiap sisi jalan. Selain itu, Lapangan Astina Gianyar akan tanami banyak pohon dan memperbaiki fasilitas olahraga di sana, dengan tujuan supaya Lapangan Astina lebih refresentatif untuk berolahraga. Anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp 30 miliar, yang dibagi menjadi dua sub alokasi. Yakni,  Rp 6 miliar untuk anggaran pertamanan dan Rp 24 miliar untuk biaya infrastruktur. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertamanan Gianyar, I Nyoman Nuadi saat dikonfirmasi membenarkan, tahun 2019 akan dilakukan penataan wajah kota Gianyar. Menurut dia, ini merupakan ide dari Bapati Gianyar, Made Mahayastra. Program ini dilakukan, mengingat Kota Gianyar merupakan kota tua, yang sudah lama tak pernah mendapatkan perbaikan. “Jadi, Gianyar ini kota tua belum ada renovasi, wajar sekarang Pak Bupati memperbaiki wajah kota, makanya diklop lah dana sebesar itu,” ujar Nuadi. Sementara kondisi wajah kota, khususnya infrastruktur trotoar kondisinya relatif bagus. Hanya saja, suasana kota sangat panas. Sebab pohon perindang relatif sedikit. Nuadi mengatakan hal tersebut masuk dala rencana penataan ini. Dimana, pohon perindang akan ditambah lagi, supaya pelancong betah berada di Kota Gianyar. Terkait trotoar, pihaknya juga menilai kondisinya masih relatif bagus. Namun tetap akan diganti menggunakan material yang memiliki nilai estetika tinggi. “Titik episentrumnya berada di Lapangan Astina Gianyar dan Kantor Bupati Gianyar. Anggarannya sudah ada, nanti begitu masuk tahun 2019, perencanaannya kita buatkan, setelah itu baru kita buat fisiknya,” pungkasnya. 

wartawan
redaksi
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.