Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RS di Bali Urunan Beli Oksigen Antisipasi Terbatasnya Pasokan

Bali Tribune/Suasana di depan IGD RSUP Wanganya.



balitribune.co.id | Denpasar  - Peningkatan kasus corona di Bali masih tinggi. Hal ini berdampak pada ketersediaan oksigen. Guna menutupi persoalan ini, sejumlah rumah sakit di Bali berinisiatif membentuk sebuah wadah  untuk patungan membeli oksigen.
 
"Kumpulan beberapa rumah sakit di Bali membentuk wadah karena kemampuan Satgas tidak bisa memenuhi (kebutuhan oksigen) karena jumlah pasien naik sehingga oksigen yang dikasih ke kita sedikit. Kita inisiatif, beberapa rumah sakit membeli langsung dari Semarang," jelas Dirut RSUD Wangaya Anak Agung Gede Widiasa, saat dihubungi, Rabu (11/8).
 
Selama ini, pasokan oksigen ke seluruh rumah sakit di Bali dikelola Satgas Covid-19 Bali. Oleh sebab itu, pihak rumah sakit berupaya bahu membahu untuk mengatasi keterbatasan oksigen.
 
"Karena kita sudah mengerti Satgas pusing karena banyak (permintaan oksigen), Samator sedikit produksi, ya kita berusaha dapat (oksigen) dan bagi-bagi di sini," ujar Widiasa.
 
Hanya saja, Widiasa enggan menyebut secara detail jumlah rumah sakit yang ikut dalam perkumpulan itu dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli oksigen. Ia menjelaskan, perkumpulan tersebut dapat memesan oksigen sebanyak 15 ton. Oksigen akan tiba di Bali dua kali dalam satu minggu.
 
"Sehingga kendala (ketersediaan oksigen) untuk hari ini masih normal," kata dia.
 
Lebih dalam, kata Widiasa, rata-rata kebutuhan harian oksigen di RSUD Wangaya, pekan ini sekitar 2.500 meter kubik. RSUD Wangaya juga telah memasang  50 oksigen konsentrator membantu perawatan pasien COVID-19.
 
"Kita oksigen dibantu dari provinsi, jumlahnya beliau yang atur. Kita harus setiap pagi melapor jumlah pasien dan ancer-ancer (oksigen) yang tersedia dan ancer-ancer oksigen habis, kita harus lapor," katanya.
 
Sementara itu, Kepala UGD dan PIC RSUD Wangaya di Kota Denpasar Dharmayuda mengatakan, sejak Juli lalu jumlah pasien masuk ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan perawatan Covid-19 naik hingga di atas 100 persen.
 
Sebelum Juli lalu, rata-rata harian jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di bawah angka 50 orang. Hari ini, ada 102 pasien Covid-19 bergejala berat sedang dirawat di RSUD Wangaya. Bahkan, RSUD Wangaya sempat beberapa kali harus menutup IGD untuk menambah ruang perawatan pasien Covid-19. "Saat ini IGD masih penuh, ada di luar lagi 1 (pasien Covid-19 antre mendapatkan ruang perawatan)," kata dia.
 
Kabar baiknya, kata Yuda, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di RSUD Wangaya cukup tinggi. Untuk BOR RSUD Wangaya sudah di atas 81 persen.
wartawan
VAL
Category

Ribuan Peserta Ikuti Yoga Massal Festival Gerbang Nusantara

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai kabupaten di Bali mengikuti yoga massal yang digelar Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Festival Gerbang Nusantara 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Mutu Ikan, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan Chest Freezer untuk Nelayan

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati I Made Satria menyerahkan bantuan sarana pascapanen berupa chest freezer dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sabtu (18/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk memperkuat daya saing nelayan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gara-Gara Tagih Hutang, Pria Asal Desa Les Ditikam Teman

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Seorang pria berinisial KRI (28) diduga menusuk rekannya, GAP (32), hingga mengalami sejumlah luka akibat perselisihan yang dipicu masalah utang sebesar Rp2 juta.

Baca Selengkapnya icon click

300 Kilometer Jalan di Buleleng Rusak, Fraksi NasDem Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id I Singaraja - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Buleleng menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Melalui juru bicaranya, Dra. Made Putri Nareni, Fraksi NasDem meminta agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah pada tahun-tahun mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.