balitribune.co.id I Mangupura - Persaingan layanan kesehatan di jantung Kabupaten Badung dipastikan makin ketat. Pasalnya, RSD Mangusada sebagai rumah sakit plat merah yang selama ini mendominasi sekarang punya pesaing baru dengan diresmikannya RS Hermina Badung di Jalan Raya Lukluk, Mengwi, Kamis (9/4/2026).
Lokasi RS Hermina bahkan hanya berjarak 2,5 kilometer dari RSD Mangusada. Sehingga membuat kedua fasilitas kesehatan ini kini berada dalam ring persaingan langsung untuk memperebutkan basis pasien di wilayah Badung Tengah.
RS Hermina hadir dengan strategi yang menyasar langsung titik kuat RSD Mangusada selama ini. Adapun faktor-faktor yang kemungkinan akan menjadikannya pesaing serius yakni Spesialisasi Ibu dan Anak. RS Hermina memposisikan diri sebagai pusat rujukan utama Ibu dan Anak, Perinatologi, serta Tumbuh Kembang—layanan yang selama ini menjadi "jantung" kunjungan pasien di RSD Mangusada.
Meski berstatus swasta nasional, RS Hermina langsung menggandeng BPJS Kesehatan. Hal ini memecah monopoli rumah sakit pemerintah dalam melayani masyarakat menengah ke bawah di area Mengwi.
Rumah sakit ini juga mengusung manajemen terpadu ke-53 dari Hermina Group, rumah sakit ini menawarkan standar pelayanan operasional yang seringkali dianggap lebih efisien dibandingkan birokrasi rumah sakit pelat merah.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang meresmikan langsung RS Hermina, menyambut baik kehadiran kompetitor baru ini. Menurutnya, persaingan justru akan menguntungkan masyarakat karena memaksa setiap rumah sakit meningkatkan standar medisnya.
"Bertambahnya fasilitas kesehatan di Badung akan meningkatkan standar kompetensi medis kita. Kami ingin setiap masyarakat yang datang berobat merasa dilayani dengan standar terbaik," ujar Adi Arnawa.