Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSUD Bangli Rancang Ruangan Khusus Sulinggih

UGD
MENUNGGU - Pasien rawat jalan menunggu giliran di panggil petugas RSUD Bangli.

BALI TRIBUNE - Pihak RSUD Bangli memiliki wacana bakal membuata ruangan khusus bagi sulinggih atau pemangku desa yang sakit. Hal ini diungkapkan Wadir Pelayanan RSUD Bangli I Ketut Darmaja, Rabu (8/11). 

Kata Darmaja, selama ini untuk perawatan pasien memang digabung  dan untuk menghormati  kesucian  para sulinggih dan pemangku, pihak RSUD Bangli merancang membuat ruangan khusus sulinggih. Layanan khusus yang dimaksud meliputi ruang perawatan dan juga peralatan medis. Mengingat selama ini sulinggih maupun pemangku desa di gabung dengan pasien lainya. "Kami bersama Bapak Bupati sudah sempat membicarakan hal tersebut. Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para Sulinggih," ungkapnya. 

Selain gedung perawatan yang terpisah, bila nanti anggaran mendukung akan dibangun UGD khusus dan lengkap pelaratan medis lainnya. Dan fasilitas tersebut diperuntukan bagi Sulinggih dan pemangku desa. Disinggung terkait pelaksanaan Ketut Darmaja belum bisa memastikan, kembali lagi pada persoalan anggaran. "Kami berharap bisa segera terwujud, tapi sebelum itu kami mantapkan master plan. Rencana pembangunan berbarengan dengan pengembangan ruang rawat mahottama," jelasnya.

Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra saat dikonfirmasi terkait rencana RSUD Bangli memberikan pelayanan khusus bagi sulinggih, pihaknya sangat mendukung rencana tersebut. Bahkan pria asal Banjar Belumbang ini  mengatakan bila rencana tersebut benar dilaksanakan, pihaknya siap melakukan sosialisasi. "Bila benar, kami sangat mendukung terlebih lagi bagi bagi para sulinggih yang memiliki tugas yang berat. Kami juga tidak ini hanya sekedar wacana, rencana ini cepat terealiasi maka akan lebih baik,” ujarnya. 

Nyoman Sukra juga mengingatkan, dengan ada peningkatan pelayanan khusus bagi sulinggih, tidak mempengaruhi biaya perawatan itu sendiri. "Biar tidak palayanan ditingkatkan, biaya perawatan juga ditingkatkan,” jelas mantan Kadisdikpora ini.

wartawan
Agung Samudra
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.