Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RTH BPJS Ketenagakerjaan Kumuhkan Kota Gianyar

Bali Tribune/ TERHENTI - Proyek pembangunan ruang terbuka hijau di areal Gor Kebo Iwa Gianyar, terhenti dan kumuhkan kota.
balitribune.co.id | Gianyar - Bantuan BPJS Kesehatan Pusat senilai Rp 6,1 MilIar untuk pembangunan ruang terbuka hijau di areal Gor Kebo Iwa Gianyar, kini justru disorot telah mengkuhuhkan Kota Gianyar. Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyatakan kekecewaannya dan akan bersurat ke pusat dengan persyaratan pembangunan harus sesuai perecanaan.
 
Di hadapan awak media, Jumat (27/12), orang nomor satu di bumi seni ini tidak bisa menutupi kekecewaannya. Karena bantuan BPJS Ketenagakerjaan pusat ini, belum sesuai dengan apa yang digambarkan sejak awal. "Saya sangat kecewa. Saya sudah dua kali memantau langsung. Nuansa kenyamanan, hijau, ramah anak yang dijanjikan itu, belum kelihatan," sorotnya.
 
Sejak awal, Bupati Mahayastra meragukan realisasi bantuan pusat ini. Karena itu, pihaknya sempat berupaya membatalkan rencana pembangunan RTH itu. Namun akhirnya tidak bisa berbuat banyak, karena Pemkab Gianyar terlanjur terikat perjanjian kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan pusat. "Kami pun harus menerimanya. Dengan syarat kualitasnya harus sesuai dengan apa yang dipresentasikan. Tapi nyatanya sekarang pembangunannya belum jelas kapan selesainya. Jangan sampai kita menerima bantuan yang justru membuat kumuh kota Gianyar, terangnya.
 
Atas kondisi ini, Bupati akan menyiapkan langkah-langkah. Salah satunya dengan bersurat ke BPJS Kesehatan. Namun demikian pihaknya tetap positif thingking dengan memberikan kesempatan untuk menyelesaikannya. "Dengan catatan dikerjakan dengan serius," tambahnya.
 
Secara terpisah Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar Imam Santoso mengatakan, bahwa pihaknya sudah memberikan penjelasan secara tertulis Pemkab Gianyar. Selanjutnya, Senin 30 Desember 2019 mendatang, Tim Kantor Pusat akan datang ke Gianyar. Pada saat itu juga, tim akan menyampaikan kondisi serta kelanjutan pembangunan RTH BPJS Kesehatan di Kawasan Gor Kebo Iwa.
 
Sebelumnya, Imam Santoso mwngakui jika pihaknya sudah pernah dipanggil Kejari Gianyar. Karena bukan pelaksana inti, pihaknya tidak bisa menjawab secara detail. Imam Santoso mengaku juga mengaku sudah terus berkoordinasi dengan Kantor Pusat terkait kelanjutan proyek RTH di GOR Kebo Iwa Gianyar. Proyek itu masih berproses dan dipastikan akan terus dilanjutkan. Diakui pula, sebelumnya ada perubahan dari desain awal, sehingga pengerjaan proyek oleh PT. Ratna Karya Gumilang ini tidak dirampungkan di 2019. Perubahan desain dalam pembangunan RTH di GOR Kebo Iwa sudah dirampungkan dan akan diaelesaikan tahuan 2020. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.