Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ruang Jenazah RSU Klungkung Over Load

Bali Tribune/HAMPIR PENUH - Ruang IPJ RSU Klungkung sudah hampir penuh, akibatnya jenazah ditumpuk.




balitribune.co.id | Semarapura - Situasi yang sama dialami sejumlah rumah sakit di Bali, dimana Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Klungkung juga ternyata sudah over load karena dipadati jenazah titipan warga, baik asal Kabupaten Klungkung maupun luar Klungkung. Jenazah tersebut  sebagian besar merupakan jenazah pasien yang sebelumnya dirawat isolasi Covid 19 di RSUD Klungkung.
 
Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, Senin (16/8) mengungkapkan kapasitas IPJ RSUD Klungkung sebanyak 25 jenazah. Adapun hingga Senin sore sudah 29  jenazah yang dititipkan sehingga kelebihan kapasitas.
 
"Kapasitas freezer kami sebanyak 10 jenazah dan sudah penuh. Sementara di luar freezer kapasitasnya 15 jenazah, dan sudah terisi semua 29 jenazah. Untuk menanggulangi kondisi tersebut cara penempatannya jenazah ya mesti ditumpuk, karena kelebihan 4  jenazah,"  ujar dr Nyoman Kesuma.
 
Jenazah yang dititipkan di IPJ sebagian besar dari Kabupaten Klungkung dan meninggal di RSUD karena sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Klungkung. Apalagi menurutnya, hampir setiap hari pasien yang dirawat di ICU Covid-19 meninggal dunia. "Sebanyak 10 jenazah merupakan jenazah pasien Covid-19," ungkapnya.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, jumlah jenazah yang dititipkan di IPJ meningkat dibandingkan sebelumnya yang rata-rata berkisar antara 10-15 jenazah. Meningkatnya jumlah jenazah yang dititipkan tidak terlepas akibat lamanya jenazah dititipkan.
 
Biasanya, kata dia, pihak keluarga menitipkan jenazah karena menunggu hari baik untuk melakukan upacara terharap jenazah keluarganya tersebut. "Pastinya lama penitipan memengaruhi jumlah jenazah yang dititipkan. Ini ke depan perlu diatur," ujar pria bertubuh ceking ini serius.
 
Terkait adanya imbauan dari PHDI Bali soal pembatasan lama penitipan jenazah di rumah sakit, pihaknya menunggu arahan dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang juga Ketua Satgas Covid-19 Klungkung.
 
"Karena kami merupakan perangkat daerah, untuk itu kami menunggu surat dari kepala daerah," terangnya.
 
Sementara itu Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan surat edaran dari PHDI Bali ke Satgas Covid-19 Klungkung, terkait protokol penanganan jenazah umat Hindu dalam kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali.  Begitu  juga surat dari Setda Provinsi Bali terkait penitipan jenazah di setiap rumah sakit. Yang mana, pada intinya mengimbau agar waktu penitipan jenazah di rumah sakit maksimal hanya 2 hari.
 
"Secara khusus, hal ini memang belum dirapatkan. Tapi khusus di Klungkung informasi terkahir untuk tempat pemulasaraan jenazah tidak sampai krodit. Begitu juga dengan krematorium masih jalan," tandas pria yang juga menjabat Kepala Satpol PP/Damkar Klungkung ini.
wartawan
SUG
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.