Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Dirusak Gempa, Mudian Ngungsi di Rumah Kerabat

HANCUR - Kondisi rumah Wayan Mudiani hancur akibat diguncang gempa yang terjadi dua pekan lalu.

BALI TRIBUNE - PASCA rumah milik Ni Wayan Mudian (46) , rusak akibat diguncang gempa yang terjadi Minggu (5/9) lalu, kini warga Banjar/Desa Demulih, Kecamatan Susut, Bangli,  tersebut harus menumpangl di rumah kerabatnya, lantaran tidak memiliki tempat tinggal.  Ditemuai, Minggu (19/8), Wayan Mudiani mengatakan sebelumnya rumah peninggalan orang tuanya sudah dalam kondisi rusak. Untuk melakukan perbaikan kata wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga ini mengaku terbentur biaya. “ Jangankan untuk renovasi rumah, untuk biaya hidup saja sulit” ujar wanita yang berstatus lajang ini Sambil menahan nafas Wayan Mudiani menuturkan saat  pada saat gempa tembok rumah dan bagian atap rumah ambrol . "Tembok roboh dan atapnya pun jebol," ungkapnya seraya mengatakan untuk volume bangunan rumah 9 meter x 4 meter .   Diakui jauh hari sebelum rumahnya ambrol memang sempat  ada petugas dari desa yang datang untuk mengecek kondisi rumah. Rumah tersebut diusulkan untuk mendapatkan bedah rumah. Namun hingga rumah roboh, bedah rumah yang dinanti-nanti tidak kunjung terbukti. "Saat orang tua saya masih ada katanya mau dikasi bedah rumah, tapi sampai sekarang tidak ada," tuturnya. Beberapa kali diurus untuk bisa mendapatkan bedah rumah, namun tidak ada hasil. Kini rumah yang terdiri dari dua kamar tersebut sudah dibersihkan yang tersisa hanya tiang penyangga bangunan saja. Pihaknya pun berharap ada bantuan untuk membangun kembali rumah tersebut.  Di sisi lain, Jro Mangku Dalem Desa Adat Demulih (I Wayan Suwirta) yang notabene paman Wayan Mudianani, menambahkan bangunan rumah sudah tidak bisa ditempati dan diputuskan untuk dibongkar. "Bangunan rumahnya memang sudah tua, pada saat gempa jebol. Karena belum bisa dilakukan perbaikan sementara ini kami bersihkan saja," jelasnya. Terpisah Kepala Dusun Desa Demulih,Wayan Rumia saat dikonfirmasi membenarkan rumah salah seorang warganya  Wayan Mudiani ambrol karena diguncang gempa dua pekan lalu. Ia tidak membantah sebelum rumah tersebut roboh petugas sempat  turun melakukan survai untuk diusulkan mendaptkan rehab rumah. “Bukan bedah rumah ,tapi yang  diusulkan untuk dapat rehab rumah  yang anggaranya dari desa dengan besaran Rp 7 juta dipotong pajak,” sebutnya. Dari hasil survai memang rumah tersebut tidak pas mendaptkan rehab rumah ,tapi lebih tepat mendapatkan bantuan bedah rumah .” Untuk tahun ini pihak desa mengalokasikan anggran rehab rumah untuk dua unit bangunan “ jelasnya. Beber Wayan Rumia melihat kondisi rumah Wayan Mudian memang rusak parah kalau  kalau  mengandalkan dana rehab jelas tidak mencukupi, apalagi melihat kondisi ekonomi bersangkutan pas-pasan. “Kalau dipaksakan bagimana kelanjutan pembangunan  nantinya,” ujar Wayan Rumia. Pihaknya akan terus memperjuangkan  bersangkutan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. “Untuk  tahun ini untuk desa Demulih tidak mendapat jatah bedah rumah, makanya kami masih menunggu program tersebut dan kalau ada kami akan prioritaskan untuk  yang bersangkutan,” jelas Wayan Rumia. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ngutil di Toko Modern Berjejaring, Dua Pria Dibekuk

balitribune.co.id I Amlapura - Aksinya tertangkap kamera pengawas, dua orang warga asal Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Karangasem, setelah berhasil mengutil sejumlah barang di Toko Modern Berjejaring di wilayah Kota Amlapura, tepatnya di Jalan Veteran Jalur 11 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.