Rumah Penyimpan Ratusan Butir Amunisi Digerebek | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 19 Oktober 2021
Diposting : 27 June 2018 12:57
Redaksi - Bali Tribune
terorisme
Barang bukti amunisi dan senjata yang berhasil disita petugas
BALI TRIBUNE - Pada hari selasa tanggal 26 juni 2018, sekira pukul 20.30 wita. Tim Subdit 1 Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Bali bersama dengan Tim CTOC dan Brimobda Bali menggerebek sebuah rumah di Jalan Gandapura III E Nomor 43, Banjar Kertalangu, Denpasar timur, Selasa (26/7) pukul 20.30 Wita. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial BE (45) dan menyita ratusan butir amunisi beserta senjata laras panjang.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, penggerebekan ini lantaran pelaku diduga terlibat dalam jaringan terorisme karena ditemukan sejumlah senjata laras panjang beserta amunisi, dua buah granat dan satu dus yang berisi buku tentang jihad. Namun informasih tersebut langsung dibantah oleh pihak Polda Bali. Melalui Kabid Humas, Kombes Pol Hengky Widjaja, SIk mengatakan, tidak ada penangkapan terduga teroris seperti yang ramai beredar di medsos. "Tidak ada penangkapan terduga teroris. Yang ditangkap tim gabungan Dit Reskrimsus itu adalah orang yang menyimpan senjata airsoft gun beserta amunisi aktif dan hampa. Yang beredar di medsos itu tidak benar, sekarang masih dikembangkan," ungkapnya.
 
Dijelaskan Hengky, dari penggerebekan itu, polisi menemukan amunisi kaliber 5,56mm, 103 butir, amunisi kaliber 40mm jumlah 9 butir, amunisi kaliber 762 mm 9 butir, amunisi kaliber 9 mm 104 butir, satu butir soft gun slug dan satu proyektil, satu butir kaliber 45, satu butir kaliber 38, 20 butir peluru hampa, 7 buah proyektil, 135 selongsong peluru, satu buah invinite vowder anti huru hara, dua buah air soft gun laras panjang dan dua buah laras pendek, serta lima buah angkur dan satu buah pisau. "Pelaku diduga melakukan tindak pidana menyimpan dan memiliki amunisi berupa peluru tajam sebagaimana dimaksud UU Darurat nomor 12 tahun 1951," terangnya.