Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Warga Miskin Hancur Tertimpa Pohon, Satu Luka-luka

Bali Tribune/ HANCUR - Bangunan rumah warga di Banjar Dinas Kebung, Desa Telagatawang yang hancur tertimpa pohon tumbang.
Balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Karangasem, di Kecamatan Sidemen, sebuah rumah milik seorang warga miskin di Banjar Dinas Kebung Desa Telagatawang, hancur dan nyaris rata dengan tanah setelah dihantam oleh pohon aren berukuran besar yang tumbang.
 
Dari informasi yang diperoleh koran ini di lokasi kejadian, Selasa (10/3) pagi, kejadian pohon tumbang ini terjadi pada Senin (9/3) malam, sebelumnya sepanjang hari dari pagi hingga malam memang tejadi huja yang cukup lebat disertai dengan angin kencang. Dan sekitar pukul 18.30 Wita, warga dikejutkan dengan suara hantaman keras yang arahnya dari atas bukit di dusun tersebut. SSetelah dicek ternyata rumah salah satu warga setempat yakni I Ketut Budiarta (40) telah hancur tertimpa pohon aren yang tumbang.
 
Detailnya kejadiannya, menurut penuturan Ni Nengah Mertayanti (35) yang juga istri korban, saat itu memang tengah turun hujan lebat disertai angin kencang. Ketika itu dia bersama anak-anaknya memang tengah berada diluar rumah tepatnya di rumah salah satu kerabatnya yang beada diatas lokasi rumahnya. “Saya pas kejadian ada diluar bersama anak-anak! Dan saat itu suami saya (korban,red) sedang tidur di dalam rumah. Karena hujannya terlalu lebat saya sangat khawatir karena pohon aren di samping rumah sudah terlihat miring, sementara suami saya ada dalam rumah,” ungkapnya. 
 
Kekhawatiran itu membuat Mertayanti langsung bergegas turun untuk membangunkan suaminya agar keluar dari rumah. Belum sampai di rumah, pohon aren yang jadi sumber petaka itu langsung tumbang dan menghantam rumah korban. Mertayanti pun berteriak, dan begitu sampai di rumah dia sudah melihat suaminya keluar dari dalam rumah dengan tubuh penuh luka akibat terkena runtuhan atap dan tembok rumahnya yang hancur oleh hantaman pohon tumbang tersebut. Tetangga dan kerabat yang mendengar teriakan Mertayanti itu berupaya untuk menolong Budiarta dan membawanya berobat ke Puskesmas Sidemen.
 
Korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya mengalami bengkak. Kejadian tersebut sampai saat ini masih menyisakan trauma bagi Mertayanti, terlebih satu-satunya rumah miliknya sudah rata dengan tanah dan sama sekali tidak bisa tempati.
 
Kadus Banjar Dinas Kebung I Putu Adi mengatakan jika rumah korban yang tertimpa pohon tersebut memrupakan bantuan bedah rumah dari desa tahun 2014, artinya rumah tersebut baru selesai dibangun dan ditempati korban bersama keluarganya selama hampir 6 tahun. “Yang tinggal di dalam rumah ini empat orang pak, yakni korban bersama istri dan dua orang anaknya,” sebutnya.
 
Pihaknya berharap ada bantuan segera dari pemerintah agar rumah korban tersebut bisa dibangun kembali, mengingat korban tidak lagi memilki tepat tinggal. Sedangkan korban bersama anaknya pasca kejadian ini masih kebingungan akan tinggal dimana, namun untuk sementara korban akan menginap di rumah tetangganya. 
wartawan
Husaen
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.