Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Warga Miskin Nunggu Perbaikan

Rumah I Nengah Rengkeg menunggu perbaikan dari pemerintah.

BALI TRIBUNE - Guncangan gempa bumi Lombok beberapa waktu lalu hingga saat ini masih menyisakan trauma dan kerusakan bangunan milik warga di Karangasem. Salah satunya rumah milik I Nengah Rengkeg, warga berusia 55 tahun asal Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem. Gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang Lombok beberapa bulan lalu itu telah membuat atap rumah warga miskin ini rusak parah. Parahnya lagi, sejak kejadian yang mengakibatkan kerusakan satu-satunya bangunan rumah yang dimiliki Rengkeng, sampai saat ini sama sekali belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah untuk perbaikan ataap rumahnya yang rusak tersebut. Akhirnya agar rumah tersebut bisa ditempati, Rengkeng terpaksa mengganti atap rumahnya dengan selembar terpal untuk sekedar tidak kehujanan, kendati memang kondisi terpal yang ada saat ini sudah rapuh dan “tuduh” atau bocor saat terjadi hujan lebat.  Di rumah warisan sang paman yang tak layak huni lagi itu, Rengkeng tinggal bersama kakak kandunganya, I Wayan Repot. Seharinya Rengkeng bekerja sebagai petani dan kadang juga bekerja serabutan sebagai penyadap enau untuk dibuat tuak, sehingga hasil kerjanya itu hanya cukup untuk makan seadanya sekali sehari bahkan kadang kurang. Sayangnya lagi, Rengkeng saat ini sudah tidak bisa melakukan aktivitasnya memanjat pohon enau dengan sigap untuk menyadap nira, lantaran tangannya pernah patah.  “Ya, masih tetap berusaha untuk bisa ngirisin, tapi masih susah untuk naik karena tangan saya lemah dan ngilu. Pernah hampir jatuh karena tidak kuat mengangkat tuak satu ember penuh,” ungkapnya kepada wartawan, sembari menyebutkan jika bangunan rumah warisan sang paman itu adalah bangunan lama dimana saat kejadian gempa di Lombok kala itu, atapnya langsung roboh begitu saja. Sekalipun sudah dipasang terpal sebagai atap, dia mengaku tidak berani menempati rumah tersebut, dan untuk bisa tidur dengan tenang, Rengkeng dan kakak kandugnya itu memilih tidur di dapur. Selain rumah yang nyaris rubuh, Rengkeng juga tidak memiliki WC sama sekali artinya untuk buang air kecil dan besar Rengkeng harus ke sungai atau ke kebun. Beruntung pihak Kodim 1623 Karangasem yang mendengar nasib Rengkeng tersebut, berencana akan membantu membangun WC untuknya. Rengkeng dan kakaknya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan agar rumah peninggalan mendiang pamannya itu bisa diperbaiki sehingga bisa ditempati kembali dengan aman dan nyaman.

wartawan
redaksi
Category

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Bongkar Skandal Lahan Mangrove Tahura

balitribune.co.id I Denpasar -  Polemik dugaan tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali memanas. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menilai persoalan tersebut bukan sekadar sengketa administrasi, melainkan ancaman serius terhadap benteng ekologis Bali Selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Tangis Bayi di Sawah Gegerkan Warga Desa Buruan

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Kutri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di areal persawahan Subak Pejeng, Senin (11/5/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi selamat setelah suara tangisannya terdengar oleh warga sekitar pukul 06.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampah Bali Kian Darurat, TP PKK Badung Turun Gunung Edukasi Warga dari Rumah

balitribune.co.id | Mangupura - Persoalan sampah di Bali mendapat sorotan serius. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turun langsung mengingatkan warga agar mulai memilah sampah dari rumah saat menghadiri kegiatan “Badung Peduli, Temu Wirasa Kader PKK dan Posyandu” di Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Minggu (10/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Progres Revitalisasi 132 Kios di Pasar Anyar Sari Capai 90 Persen

balitribune.co.id I Denpasar - Pelaksanaan revitalisasi kios di Pasar Anyar Sari Batukandik Denpasar masih terus berjalan, progres revitalisasi ini telah mencapai 90 persen.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata mengatakan, pembangunan kios ini ditarget selesai pertengahan Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.