Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rusak Parah, Jalan Jurang Pojok Batu Nusa Penida Dikeluhkan Warga

RUSAK - Tampak sopir yang berani berjuang menaiki tanjakan jalan yang rusak di jalan jurang batu, Nusa Penida.

BALI TRIBUNE - Kondisi jalan yang ada di wilayah  Jurang Batu, Palemahan, Desa Suana, Panida, kerusakannya semakin parah. Apalagi di musim panas seperti saat ini, debu maupun kerikil yang lepas berhamburan di kala mobil yang lewat. Menjadi keluhan warga.  Putu Kartika, warga setempat yang pelaku pariwisata Putu Kartika dengan ketus membuat pernyataan di media sosial terkait jalan di Banjar Jurang Batu, Palemahan, Desa Suana yang semakin parah tersebut. “Di samping menaiki tanjakan sopir juga harus berpikir keras menghindari lobang.bahkan jika mobil kosong susah untuk bisa naik,” kritiknya seraya mempertanyakan kapan akan diperbaiki. Lebih jauh  Putu Kartika menyebutkan, jalan yang rusak tersebut berlokasi  di wilayah Banjar Jurang Batu, Palemahan, Desa Suana, Nusa Penida, sudah agak lama terjadi, namun belum tersentuh perbaikan maupun pengaspalan. Menurut pria kelahiran Klungkung 18 Juni 1986  yang  bekerja di wirausaha di Agensi Experience Nusa Penida ini dirinya sengaja mengunggah kerusakan jalan di wilayahnya yang sudah parah ini agar instansi terkait pro aktif menyikapi kondisi jalan tersebut agar segera diperbaiki. Terkait kerusakan tersebut Plt Kadis PU Klungkung Nyoman Susanta,ST,MT ditemui membenarkan kerusakan parah jalan yang ada di jurang batu Desa Suana. Menurutnya dirinya selaku instansi stake holder terkait sudah mengusulkan melalui dana DAK untuk tahun 2019 yang akan datang. “Kita akui jalan dijurang batu, Desa Suana itu rusak berat dan sudah kita usulkan melalui DAK untuk tahun 2019 yang akan datang malah dananya diusulkan sekitar Rp 13 Miliar dengan panjang perbaikan sekitar 9 Km,” ujarnya tegas. Menurutnya usulan perbaikan kerusakan jalan yang sangat parah itu kita usulkan saat  pertemuan di Makasar imbuhnya. Camat Nusa Penida Gusti Ngurah Agung Mahajaya dihubungi, Minggu (23/9), juga membenarkan kerusakan parah tersebut. Menurutnya, jalan yang rusak parah tersebut bernama ruas jalan Ponjok-Jurang Batu  dengan panjang sekitar 9 Km. Perbaikannya sudah diusulkan ditahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 13 Miliar.  “Sudah diusulkan dengan dana sebesar Rp 13 Miliar dan saat ini masih diposisi dinomor 4 besar melalui dana DAK. Masalah apa dapat dana tahun 2019 ini kita masih lihat evaluasi di bulan Nopember ini. Yang jelas Dinas PU yang menangani yang lebih tau persoalan jalan rusak tersebut,” ujar camat Mahajaya.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Ngutil di Toko Modern Berjejaring, Dua Pria Dibekuk

balitribune.co.id I Amlapura - Aksinya tertangkap kamera pengawas, dua orang warga asal Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Karangasem, setelah berhasil mengutil sejumlah barang di Toko Modern Berjejaring di wilayah Kota Amlapura, tepatnya di Jalan Veteran Jalur 11 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.