Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rutan Negara Digeledah Lagi

Bali Tribune / Petugas gabungan melakukan penggeledahan badan terhadap para narapidana yang menghuni Rutan Kelas II B Negara Kamis (1/8).

balitribune.co.id | Negara - Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang dan barang berbahaya ke dalam rumah tahanan (rutan). Seperti terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II B Negara yang kembali menjalani tes urine. Seluruh areal rutan juga disisir.

Sidak kembali dilakukan Tim Gabungan di Rutan Kelas II B Negara Kamis (1/8). Petugas yang terjunkan terdiri dari personil lintas instansi yakni petugas Rutan, TNI, Polri, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana, serta Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali. Pada sidak kali ini belasan penghuni Rutan yang berlokasi di Kelurahan Baler Bale Agung Kecamatan Negara ini menjalani test urine. 

Warga binaan yang test urine ini sebelumnya terlibat kasus narkotika. Ada 15 WBP diambil untuk menjalani tes urine. Kepala Rutan Negara, Lilik Subagiyono mengatakan langkah ini dilakukan untuk memberantas peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN) di rumah tahanan. Ia mengatakan dari test urine yang dilakukan hasilnya menunjukkan seluruhnya negatif terhadap indikator narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).

Selain test urine narkotika, penggeledahan juga dilakukan baik penggeledahan badan maupun penggeledahan areal Rutan. Tim gabungan menyisir seluruh blok hunian Rutan. 

“Dengan adanya kegiatan penggeledahan bersama dan tes urin ini, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban Rutan serta mencegah terjadinya pelanggaran dan peredaran barang-barang terlarang di dalam Rutan Kelas II B Negara,” ungkapnya.

Kendati dalam operasi tersebut berhasil diamankan barang terlarang, namun dikatakannya petugas gabungan tidak menemukan barang berbahaya seperti narkotika.“Kami berhasil menemukan beberapa barang yang tidak seharusnya berada di dalam Rutan, seperti pemantik, alat pencukur, kartu remi, serta benda-benda yang terbuat dari kaca dan sejumlah kecil benda yang terbuat dari logam yang tidak memiliki izin resmi,” paparnya. 

Ia mengaku barang-barang hasil penggeledahan akan diamankan dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi asal-usul pemiliknya. Ia memastikan nantinya pemiliknya akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Rutan. Pihaknya juga memastikan barang-barang temuan tersebut akan dimusnahkan.

“Barang itu kita musnahkan dan tidak ada barang bukti yang masuk lagi kedalam,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.