Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ryuki Waida Juarai “Rip Curl GromSearch 2018”

JUARA – Parta juara “Rip Curl GromSearch 2018” di Halfway Kuta Beach Bali, akhir pekan lalu.

 BALI TRIBUNE - Selama dua hari ratusan peselancar muda dari Bali, Jawa, Sumbawa, Malaysia, Australia, dan Amerika berkumpul di Halfway Kuta Beach Bali, akhir pekan lalu, untuk mengikuti event ke-15 “Rip Curl GromSearch 2018”. Para surfer terbaik di Indonesia ini mampu menunjukkan keterampilan surfing mereka saat melawan peserta lainnya pada divisi U-16, U-14, U-12, dan Super Groms (U-10). Ryuki Waida (16) asal Bali dan Summer Simon (16) dari Australia tampil sebagai pemenang pada akhir acara tersebut. Pantai Kuta menjadi jantung dari olahraga surfing di Indonesia selama lebih dari 2 generasi dan menawarkan gelombang ombak yang konsisten bagi semua peserta dengan ketinggian ombak 3-4 kaki. Waida tampil memukau dan berhasil mencetak angka 16.83 saat melawan kawan baiknya Bronson Meidi, Made Joy, dan Tenshi Ishii. Surfer lokal asal Padma, Made joy membuat kepala para juri terus mengarah kepadanya dan sempat unggul di awal final. Namun Waida berhasil kembali memimpin dan mencetak dua angka terbaiknya sekaligus menduduki peringkat pertama. Made Joy pun harus puas bertengger di posisi kedua, dibayangi Bronson Meidi di posisi ketiga dan Tensi Ishii di posisi paling buncit. "Saya sangat senang dapat memenangkan kompetisi ini dan mendapatkan tiket ke GromSearch International Final. Terima kasih Rip Curl, Halfway Kuta Boardriders, dan semua sponsor saya. Untuk semua pesaing saya, jangan menyerah dan teruslah berjuang,” kata Waida.  Di babak final divisi U-16 (putri), Simon berhasil mengumpulkan performa yang dominan dan mengesankan serta berhasil mencetak angka 14,17 diatas runner-up Lim Yu Yung (Iin) yang mampu mengumpulkan total angka 7.00 di babak final. "Para anak perempuan Indonesia sangatlah luar biasa. Saya senang bertanding bersama mereka dan bisa memenangkan kompetisi ini. Ini adalah hadiah ulang tahun untuk ayah saya," kata Simon. Namun, Iin yang terpilih dan lolos untuk mendapatkan tiket ke final internasional “Rip Curl GromSearch”. “Saya sangat senang sekaligus tidak percaya bisa mendapatkan tiket ke GromSearch International Final,” kata Iin. Pada babak semifinal di divisi U-14, para juri terkesan oleh keterampilan surfing Made Dera dan Febri Anggriawan. Made Dera mengklaim tempat kehormatan pertama dengan total skor (13.60), disusul Febri di tempat ke-2 (11.07), Taz di tempat ke-3 (8,23), dan Made Arya Sugawa di posisi ke-4 (4,67). Rip Curl bekerja sama dengan DHD Surfboards memberikan penghargaan untuk kategori ‘Breakthrough Performer of the Year’ kepada surfer terbaik yang belum memiliki sponsor. Hadiah spesial berupa surfboard dengan kualitas terbaik ini diberikan kepada Febri Anggriawan asal Medewi, Bali, yang berhasil mengalahkan beberapa nama besar dan meraih posisi ke-2 dalam kompetisi ini. Hasil kompetisi “Rip Curl GromSearch 2018” pada devisi U-16 (putra), juara 1, 2, 3, dan 4 masing-masing, Ryuki Waida, Made Joy, Bronson Meidy, dan Tenshi Ishii, semuanya berasal dari Indonesia. Devisi U-16 (putri), juara 1, 2, 3, dan 4 masing-masing, Summer Simon (Australia), Lim Yu Yung/Iin (Indonesia), Kayla Tani Martin (USA), Ketut Tia (Bali/Indonesia). Divisi U-14, juara 1, 2, 3, dan 4 masing-masing, Made Dera (Indonesia), Febri Anggriawan (Indonesia), Taz Simon (Australia), dan Made Arya Sugawa Nesa (Indonesia). Divisi U-12, juara 1, 2, 3, dan 4 masing-masing, Western Hirst, Teddy Bille, Surya Ratif, dan Philip Duke , semuanya asal Indonesia. Sedangkan divisi U-10, juara 1, 2, 3, dan 4 masing-masing, Kahea Isshiki (Indonesia), Malu’a Hugon (Tahiti), Anissa Rei Martin (China), dan Jesper Glossop (Indonesia). jo

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Auto Show 2026, Banjir Promo dan Cashback Puluhan Juta untuk Mobil Impian

balitribune.co.id | Denpasar - Pameran Bali Auto Show yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) pada 16-22 Februari 2026 bukan sekedar memajangkan produk mobil unggulan masing-masing peserta mobil tapi juga menjadi kesempatan emas bagi konsumen Bali memiliki unit mobil impian mereka lantaran berbagai promo menarik yang ditawarkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atraksi Barongsai Bertepatan Tahun Baru Imlek Hibur Wisatawan di Bali

balitribune.co.id | Nusa Dua - Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili tahun 2026 ini dirayakan meriah di sejumlah pusat kegiatan pariwisata di Bali salah satunya di Kuta, kawasan pariwisata Nusa Dua hingga di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Seperti di kawasan Kuta Kabupaten Badung pada 16 Februari 2026 dilakukan ritual tolak bala yang digelar di Vihara Dharmayana Kuta.

Baca Selengkapnya icon click

Revolusi Angpao Digital, Menjaga Tradisi Imlek di Tahun Kuda Api 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kebersamaan, harapan baru, dan tradisi berbagi. Di tahun Kuda Api 2026 yang melambangkan energi dan keberanian melangkah, tradisi pun terus beradaptasi mengikuti gaya hidup masyarakat yang semakin digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.