Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Saat Pandemi Bali Berhasil Turunkan Stunting 2,9 Persen

Bali Tribune / KETERANGAN - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (6/2).
balitribune.co.id | Denpasar - Stunting atau kondisi gagal tumbuh kembang pada anak hingga saat ini masih menjadi perhatian bagi seluruh pimpinan daerah. Menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia tercatat 24,4% pada tahun 2021. Namun turun menjadi 21,6% di tahun 2022. Percepatan penurunan stunting terus diupayakan pemerintah bekerjasama dengan stakeholder terkait termasuk masyarakat dan mitra kerja terkait. 
 
Untuk di Bali, hasil SSGI Kementerian Kesehatan, prevalensi penderita stunting untuk Bali tercatat 10,9% ditahun 2021 dan berhasil mengalami penurunan di tahun 2022 menjadi 8,0%. "Hal ini menunjukkan bahwa Bali di tahun sedang menghadapi Pandemi Covid-19 mampu menurunkan angka stunting sebesar 2,9% dari tahun 2021-2022," ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr Ni Luh Gede Sukardiasih saat pembukaan Rakorda di Denpasar, Senin (6/2). 
 
Dikatakan Sukardiasih, Bali menjadi Provinsi dengan tingkat stunting terendah di Indonesia. Sehingga ia berharap upaya-upaya melalui kerjasama dan kolaborasi terus dilakukan untuk menurunkan angka stunting di tahun berikutnya. Berdasarkan PERPRES Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting di amanatkan bahwa angka stunting di Indonesia harus turun menjadi 14% di tahun 2024. Sementara Bali ditetapkan target 6,15% di tahun 2024," katanya.
 
Salah satu penyebab terjadinya stunting karena kurangnya pemahaman dalam pola asuh tentang stunting. "Di Kabupaten Jembrana tinggi. Tahun 2022, hanya turun 0,1 persen saja. Di Jembrana penyebabnya pola asuh pemahaman tentan stating. Penyebab utama santing karena nutrisi (makanan bergizi. Kemudian infeksi (sakit - sakitan). Di Jembrana tidak ada anak yang sakit - sakitan. Sementara di Jembrana banyak ikan tetapi tidak ada yang mau makan ikan. Ini karena kurangnya pemahaman pola asuh tentang perilaku. Minimal makan telur," ujarnya.
 
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang membuka Rakorda mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan penguatan komitmen dan peran pemerintah daerah serta mitra kerja dalam peningkatan akses kualitas pelayanan, penggerakan program bangga kencana dan pencapaian percepatan penurunan stunting. 
 
"Diharapkan mampu meningkatkan komitmen pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota serta para mitra kerja dalam mendukung program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana). Selain itu, untuk percepatan penurunan stunting, merumuskan rencana kerja, rencana aksi kegiatan prioritas pencapaian sasaran program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting, optimalisasi peran serta lintas sektor yang terkait dalam percepatan penurunan stunting melalui berbagai program yang ditetapkan," katanya. 
wartawan
RAY
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.