Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah di Jembatan Kali Kembar Tak Teratasi

Bali Tribune/ BANDEL - Kendati telah dipasang plang larangan, namun sampah tetap meluber di Jembatan Kali Kembar Lelateng.
balitribune.co.id | Negara - Jembatan Kali Kembar Jalan Danau Beratan, Kelurahan Lelateng, Negara menjadi tempat pembuangan sampah (TPS). Warga sekitar yang tidak tahan bau busuk dan pemandangan jorok oleh timbunan sampah tersebut berharap adanya tindakan instansi terkait, lantaran pembuangan sampah ini bukan dilakukan warga setempat.
 
Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak timbunan sampah tetap berjubel di atas jembatan penghubung antara Kelurahan Lelateng dengan Desa Baluk. Timbunan sampah menimbulkan bau busuk menyengat.
 
Kendati di lokasi sudah dipasang papan peringatan larangan membuang sampah, namun tumpukan sampah meluber hingga badan jalan dan aliran sungai. Bahkan, sampah yang terbawa angin berserakan hingga beberapa meter berceceran ke persawahan warga. Warga sekitar keberatan dengan dijadikannya jembatan di jalan kabupaten ini sebagai tempat pembuangan sampah liar oleh warga dari luar.
 
Salah seorang tokoh masyarakat, I Ketut Suetha (60) mengatakan Jembatan Kali Kembar sudah menjadi TPS liar sejak kontainer sampah di Selatan Puskesmas Pembantu Lelateng dipindah beberapa tahun lalu. Pembuang sampah di jembatan ini, menurutnya, bukanlah warga Lelateng.
 
Berbagai upaya telah dilakukan warga setempat, salah satunya mengintai pelaku. “Pernah kami sanggong dan berhasil kami tangkap, ternyata warga luar yang sengaja membuang sampah di sana,” ujarnya.
 
Bahkan lokasi ini menjadi tempat pembuangan sisa-sisa pemotongan ayam sehingga menimbulkan bau busuk menyengat sehingga mengganggu kenyamanan.
 
Kelihan Tempek IV, Banjar Peken, Lalateng, I Putu Darma mengatakan aktivitas pembuangan sampah dilakukan dini hari sehingga sulit terpantau.“Biasanya jam 01.00 Wita sampai Jam 04.00 Wita. Sampah dilempar begitu saja tidak berhenti,” ujarnya bersama sejumlah krama.
 
 Menurutnya, perlu dilakukan penataan di lokasi agar tidak lagi terkesan seperti TPA. “Ini kan sudah kadung dijadikan TPA oleh warga luar. Kalau dijaga terus rasanya sulit. sehingga lokasi itu perlu ditata, seperti dibuat taman, diisi penerangan bila perlu pasang CCTV. Kalau hanya dibersihkan dan diangkut saja akan tetap mubasir. Tempatnya yang harus diubah,” paparnya. 
 
Lurah Lelateng, I Made Santa Purwa mengatakan, selain telah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana, pihaknya juga sudah rutin melaksanakan gotong-royong bersama sejumlah komunitas peduli sampah di jembatan yang dijadikan TPS liar ini.
 
“Setelah dibersihkan, semalam saja sudah penuh lagi. Padahal sudah ada plang larangan,” ujar lurah yang belum genap dua bulan menjabat ini.
 
Pihaknya hingga kini kesulitan menangkap pelakunya. “Tekait usulan warga kami untuk penataan di lokasi, kami akan bersurat ke LH, harapannya bisa dianggarkan di perubahan (APBD),” tandasnya. (u) 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.