Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sangat Antusias, Persepsi Petani Terhadap Rencana Pengembangan Agrowisata Berbasis Komoditas Kakako di Kecamatana Melaya

Bali Tribune/Ayu Widari
balitribune.co.id | Denpasar - Petani kakao di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana sebagian besar memiliki luas lahan perkebunan di bawah 1 hektar, kondisi ini mengakibatkan tingkat pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan biji kakao masih rendah. Itulah yang mendorong tiga dosen Politeknik Nasional Denpasar yakni I Gusti Ayu Widari Upadani,  Ida Ayu Made Ade Dwi Susanti  dan Citra Rismawati melakukan penelitian terhadap petani kakao di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian itu berjudul “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Usaha Tani Kakao dan Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Agrowisata Berbasis Komoditas Kakao di Kabupaten Jembrana”.
 
Ketua tim peneliti I Gusti Ayu Widari Upadani menjelaskan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi usaha tani kakao di Kecamatan Melaya dan mengetahui persepsi masyarakat di Kecamatan Melaya terhadap rencana pengembangan agrowisata berbasis komoditas kakao.
 
Dikatakan Ayu Widari, penelitian ini merupakan penelitian survei yaitu dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama dalam penelitian. Populasi dari penelitian ini adalah petani kakao yang terorganisasi di Kecamatan Melaya. Sampel dan responden dalam penelitian ini adalah petani kakao yang berasal dari 3 desa di Kecamatan Melaya yang terorganisasi. Untuk kelengkapan data serta informasi dan juga untuk tujuan konfirmasi serta verifikasi data, maka dimanfaatkan informan kunci (key informan) dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Jembrana, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana dan para pakar. Data yang diperoleh dari hasil tanggapan responden merupakan data kuantitatif dan kualitatif yang nantinya akan dianalisis secara deskriptip.
Dari data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan  analisis SWOT, kemudian dikombinasikan antara faktor internal dan faktor eksternal dan membuat analisis factor internal (IFAS) dan faktor eksternal (EFAS). Analisis internal dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor kekuatan dan kelemahan yang dimiliki petani kakao di Kabupaten Jembrana. Faktor tersebut dievaluasi dengan menggunakan matriks IFAS (Internal Factors Analysis Summary). Analisis faktor eksternal dilakukan untuk mengetahui ancaman dan peluang yang dimiliki dalam pengembangan agrowisata berbasis kakao di Kabupaten Jembrana. Faktor tersebut dievaluasi dengan menggunakan matriks EFAS (External Factors Analysis Summary)
 
“Hasil penelitian menunjukkan tingkat persepsi petani kakao terhadap rencana pengembangan agrowisata berbasisi komoditas kakao di Kecamatan Melaya sangat antusias (60,27 %) dan antusias (39,73 %). Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap usaha tani kakao di Kecamatan Melaya diantaranya, umur petani, tingkat pendidikan, status kepemilikan lahan, luas lahan, jenis pupuk dan pestisida yang digunakan, jenis produk kakao (fermentasi dan non fermentasi), hama penyakit, ketersedian air, perubahan iklim, pemeliharaan, dan harga kakao di pasaran,” terang I Gusti Ayu Widari Upadani.
 
Ketua tim peneliti I Gusti Ayu Widari Upadani yang tak lain adalah dosen Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Polnas Denpasar lebih jauh menjelaskan, populasi penelitian ini adalah seluruh petani kakao yang ada di Desa Nusasari, Candikusuma dan Tuwed Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Jumlah sampel yang dipergunakan sebanyak 77 orang petani kakao yang terdiri dari 9 orang berasal Desa Nusasari dan 39 orang berasal dari Desa Candikusuma dan 29 orang petani berasal dari Desa Tuwed Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.
 
Target luaran yang dicapai pada penelitian ini  dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pertanian, khususnya tentang faktor-faktor yang mempengaruhi usaha tani kakao di Kecamatan Melaya, serta tingkat persepsi masyarakat tani kakao terhadap pengembangan agrowisata berbasis komoditas kakao; dapat memberikan informasi kepada petani kakao tentang faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan dalam melakukan usaha tani kakao serta gambaran terhadap kondisi persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangan agrowisata kakao di Kecamatan Melaya 
 
Ayu Widari menjelaskan, sektor pariwisata menjadi salah satu industri yang memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan perekonomian Bali. Dari PDRB Bali sebesar 73.478,16 miliar rupiah, kontribusi sektor perdagangan, hotel, dan restoran adalah sebesar 30,62%. Pengembangan model pariwisata terintegrasi dengan pertanian (agrowisata) perlu dilakukan di Bali agar kemajuan pariwisata dapat dinikmati secara langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat pedesaan sehingga tidak memudarkan pembangunan pertanian dan budaya agraris.
 
Kabupaten Jembrana memiliki luas areal tanaman kakao tertinggi  6.259 pohon dari 12.796 hektar kakao di Provinsi Bali. Dengan kondisi kepemilikan lahan perkebunan kakao sebagian besar dibawah 1 hektar sehingga petani kakao belum mampu memperoleh keuntungan yang signifikan dari penjualan biji kakao.(*)
wartawan
Redaksi
Category

Bangun 11 Saluran Drainase, Pemkot Denpasar Siapkan Dana Rp 15 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyiapkan  anggaran  dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembangunan  saluran drainase. Kepala  Dinas Pekerjaan Umum dan  Penataan  Ruang  Kota  Denpasar, Anak Agung  Ngurah Airawata dalam jumpa pers  beberapa waktu lalu  mengatakan pembangunan  drainase  baru merupakan bagian  kegiatan fisik  2026&

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Santan Tua Tumbang Hantam Garase, Dua Mobil Rusak

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem mengakibatkan bencana pohon tumbang. Di Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, Karangasem, pohon tumbang menimpa bangunan garasi milik warga di Perumahan Graha Indah Gargita yang mengakibatkan dua mobil di dalam garase rusak parah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Pangkas Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Penggunaan Kendaraan Dinas juga Dibatasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pemkot Denpasar telah menetapkan kebijaksanaan  bekerja   dari  rumah  WFH bagi Aparatur Sipil Negara  (ASN)  setiap Jumat dalam sepekan. Kebijakan ini diambil  Pemerintah Kota  (Pemkot) Denpasar dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, serta mendukung kebijakan pengelolaan pemanfaatan energi secara lebih bijak, efektif dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Mudah dan Praktis! Perpanjang SIM Sambil Servis Motor di Dealer Astra Motor Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan – Astra Motor Tabanan kembali menghadirkan kemudahan layanan bagi masyarakat melalui program SIM Keliling (SIMLING) yang berlokasi di depan dealer Astra Motor Tabanan. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C dengan lebih dekat, cepat, dan praktis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran

balitribune.co.id | Memilih AC yang tepat bukan hanya soal merek atau model, melainkan juga memperhatikan berbagai faktor yang memengaruhi harga ac di pasaran. Saat ini, ada banyak pilihan AC dengan fitur dan teknologi berbeda. Karena itulah, memahami apa saja yang menentukan harga sebuah AC membantu Anda mengambil keputusan lebih bijak dan sesuai kebutuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.