balitribune.co.id I Gianyar - Prestasi membanggakan diraih peternak muda asal Banjar Pekandelan, Kelurahan Abianbase, Gianyar, I Kadek Astitiya. Sapi Bali miliknya yang diberi nama “Kliwon” resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha tahun 2026.
Sapi dengan bobot sekitar 608 kilogram tersebut dipelihara di kandang Silih Asih Farming, sebuah usaha peternakan yang dikembangkan Kadek dengan konsep modern dan berkelanjutan.
Menurut Kadek, keberhasilan sapi Kliwon lolos sebagai hewan kurban presiden tidak diperoleh secara instan. Ia mengaku sejak awal fokus menjaga kualitas bibit, pola pakan, hingga kesehatan ternak secara konsisten.
“Kami memang menyiapkan sapi terbaik di kandang. Perawatan dilakukan rutin setiap hari, mulai dari kebersihan kandang sampai pengaturan pakan,” ungkapnya, Minggu (24/5/2026).
Sebelum ditetapkan, sapi tersebut menjalani proses seleksi oleh tim Dinas Peternakan Provinsi Bali. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, kesehatan, hingga kelayakan sesuai syariat kurban.
Kadek menjelaskan, pola pakan yang diterapkan di peternakannya memanfaatkan konsep ekonomi sirkular dengan mengolah limbah pertanian dan perkebunan seperti bungkil sawit, kopra, serta jerami menjadi pakan bernutrisi tinggi.
Ia menyebut sistem tersebut merupakan hasil pengembangan dan riset mandiri untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan sapi Bali lokal.
Selain itu, sanitasi kandang juga menjadi perhatian utama. Sapi dimandikan setiap hari dan kandang dibersihkan rutin guna menjaga kesehatan ternak tetap optimal.
Kadek berharap keberhasilan ini dapat memotivasi generasi muda Bali untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian dan peternakan yang dinilainya masih memiliki peluang besar.
“Peternakan bukan lagi pekerjaan tradisional semata. Kalau dikelola dengan inovasi dan teknologi, hasilnya sangat menjanjikan,” ujarnya.
Keberhasilan sapi Kliwon menjadi hewan kurban Presiden RI sekaligus menunjukkan potensi peternakan lokal Bali mampu bersaing dengan kualitas terbaik di tingkat nasional.