Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satreskrim Polres Klungkung Periksa 10 Saksi

jembatan kuning
KUMPULKAN BB - Aparat Polres Klungkung bersama Inafis Polda Bali saat mengumpulkan puing-puing Jembatan Kuning yang ambruk sebagai barang bukti.

Semarapura, Bali Tribune

Pasca-ambruknya salah satu ikon wisata dunia, Jembatan Kuning Minggu (16/10) lalu, pihak Satuan Reserse dan Kriminal Polres Klungkung telah memeriksa 10 orang saksi, Selasa (18/10). Jembatan ini ambruk diduga karena tidak kuat menahan beban ribuan orang yang secara bersamaan terjebak di atas jembatan untuk melakukan persembahyangan di Pura Bakung di Ceningan.

Kapolres Klungkung AKBP. FX. Arendra Wahyudi, SiK memastikan walaupun itu musibah dengan adanya tragedi yang memilukan bagi warga setempat, penyelidikan atas terjadinya kasus yang membawa korban nyawa tersebut tetap diusut tuntas dengan membentuk tim.

Hal itu menurutnya semata-mata untuk mencari tahu mengapa kasus tersebut bisa terjadi, padahal pihak Pemkab Klungkung sudah mewanti-wanti adanya bahaya dengan ditemukannya ada kabel yang mengelupas awalnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andre Prayitno ,SH menyatakan, untuk menindak-lanjuti perintah Kapolres dirinya sudah bergerak cepat  mencari tahu penyebabnya. Dan kini  menurutnya pihak Polres Klungkung sudah memeriksa 10 orang saksi saksi kunci yang mengetahui kejadian tersebut.

“Sementara kita sudah periksa 10 orang saksi untuk diminta keterangan baik saksi yang selamat dari peristiwa tersebut maupun yang mengetahui musibah tersebut terjadi,” ujar Wiastu Andre perwira yang malang melintang di bagian pengungkapan kasus kriminal ini.

Dari 10 orang saksi yang diperiksa menurut Wiastu Andre, tiga orang saksi diduga kuat mengetahui kejadian sebelum Jembatan Kuning itu roboh, sedangkan tujuh orang saksi yang terkait langsung diketahui mengalami kejadian saat runtuhnya jembatan tersebut.

Di tempat terpisah disamping turun melakukan lidik di TKP sebagai ungkapan bela sungkawa dan ikut berduka cita  Kapolres Arendra Wahyudi juga menyempatkan diri  melakukan kunjungan kerumah korban. Yang utama adalah upaya jajaran Polres Klungkung  dengan melakukan pengamatan langsung dan  peninjauan kelokasi runtuhnya jembatan kuning bersama dengan tim Labfor Polda Bali dan Tim Inavis Polda Bali serta unsur terkait lainnya, guna melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap ambruknya jembatan kuning.

 Dari hasil pemeriksaan menurut Kapolres, ada beberapa barang bukti yang diambil  untuk dibawa ke Labfor guna diperiksa dan didalami lebih lanjut, jadi kami belum bisa menyimpulkan karena kami masih menunggu hasil dari  Labfor. Sampai saat ini sudah sepuluh saksi kami periksa terkait dengan ambruknya jembatan kuning jelas Kapolres.

 Kapolres juga mengatakan, saat ini Personil Polsek Nusa Penida dan Pol Sub Sektor Lembongan bersama instansi terkait dan masyarakat melaksanakan kegiatan sosial berupa membersihkan puing-puing runtuhnya jembatan kuning di Dusun Ceningan, Desa Lembonganyang dipimpin Kapolsek Nusa penida AKP. Ketut Suastika, SH didampingi  Kasat Reskrim Polres KLungkung AKP Wiastu Andre Prayitno,SH.  ” Kita belum bisa simpulkan penyebab pasti putusnya jembatan kuning. Tapi kita sudah bentuk Tim dan dibantu Polda Bali untuk melakukan penyelidikan terkait  terjadinya tragedi ini,”jelas Kapolres Arendra Wahyudi tegas.

 Selain melakukan lidik atas musibah tersebut dari segi sosial dan transfortasi yang terputus  Kapolres juga menyiagakan raber boat milik Pol Air di lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Karena pasca jembatan kuning terputus masyarakat kedua pulau tersebut terpaksa kembali menggunakan perahu perahu kecil untuk menyebrang,sehingga dikawatirkan bisa terjadi hal hal keselamatan warga  mengingat masyarakat saat ini menggunakan perahu-perahu kecil tersebut menyeberang dari Nusa Ceningan ke Nusa Lembongan begitupun sebaliknya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Gubernur Koster Tegaskan Transformasi Digital Harus Perkuat Budaya Lokal

balitribune.co.id I Bandung - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Pastikan Warga 'Bedridden' Dapat Bantuan Rp1 Juta Per Bulan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memastikan warga dengan kondisi bedridden atau tidak mampu beraktivitas secara mandiri mendapat bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan. Program tersebut kembali ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mengunjungi warga penyandang disabilitas dan bedridden di Banjar Pasekan, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Minggu (19/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Solusi Kemacetan Badung Selatan, Proyek Jalan Lingkar Barat Digenjot

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan strategis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu, (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Optimalkan Teba Modern, Pengelola Pasar Desa Adat Lelateng Ubah Sampah Jadi Kompos

balitribune.co.id I Negara - Pascapembatasan pembuangan sampah organik ke TPA Peh, penanganan sampah kini tidak hanya menjadi perhatian serius pemerintah. Komitmen mengelola sampah juga dibuktikan oleh pihak desa adat, seperti yang dlakukan pengelola Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.