Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satsel Raih Waktu Tercepat, Latihan Sea Survival

SURVIVAL - Tim Satsel A berhasil mencatatkan waktu tercepat (7 menit 54 detik), mendayung dari dermaga Semampir menuju hutan bakau Koarmada II pada hari terakhir Latihan Sea Survival, Rabu (18/7).

BALI TRIBUNE - Pada hari terakhir Latihan Sea Survival, prajurit KRI Koarmada II yang diikuti oleh Tim Satuan Kapal Selam (Satsel) A, Tim Satuan Kapal Bantu (Satban) A, dan Tim Satuan Kapal Cepat (Satkat) melanjutkan lomba Sea Survival dari KRI Teluk Sampit-515 yang lego jangkar di Selat Madura. Surabaya. Rabu, (18/7). Kadispenkoarmada II Letkol Laut (KH) Suratno, SS., menjelaskan, kemampuan bertahan diri seorang manusia dari lingkungan bisa berasal dari dirinya yang merupakan proses berlatih maupun insting seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL). Jungle dan Sea Survival merupakan dua contoh mekanisme bertahan manusia terhadap lingkungan sekitar yang bukan habitat aslinya. Adapun faktor-faktor yang mendukung kemampuan bertahan hidup seseorang pada saat di laut adalah kekuatan fisik, berat badan, pakaian yang digunakan, dan penggunaan alat bantu apung. Pakaian yang digunakan juga berfungsi membantu sebagai pelampung sementara, pengetahuan yang baik tentang alat bantu apung bisa menambah probabilities prajurit untuk bisa bertahan hidup sampai tim SAR berhasil melakukan evakuasi. Hal ini juga menjadi tantangan permasalahan mendasar dalam tehnik bertahan hidup diantaranya melaksanakan water trappen, meniup swimvest, dan menguasai teknik penggunaan sekoci. Serangkaian aktifitas latihan Sea Survival tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman sesuai arahan instruktur yang ahli di bidangnya, seperti dari tim Kopaska, penyelam, dan Kolat Koarmada II. Sehingga besar harapannya dapat membantu para peserta latihan pada saat mengahadapi situasi bertahan hidup di laut tidak hanya teknis saja, tetapi diharapkan peserta secara psikologi mampu bertahan hidup. Dari hasil penilaian tim Kolatkoarmada II berhasil mencatatkan waktu tercepat mendayung dari dermaga Semampir menuju hutan bakau Koarmada II adalah Satsel A (7 menit 54 detik), Satban A (11 menit 26 detik), dan Satkat (11 menit 27 detik).

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.