Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satu Dekade HMC, Karya Modifikator Honda Makin Kompetitif

Bali Tribune / HBD - Ajang Honda Bikers Day di Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro, Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (26/10).

balitribune.co.id | Klaten – Gelaran modifikasi sepeda motor Honda terakbar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2024 sampai pada puncak rangkaian acara. Mengusung tema #RIDECREAT10N, sebanyak 1.145 karya modifikasi dari seluruh penjuru Indonesia diseleksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dan terpilih 81 karya finalis yang diadu dalam ajang final battle HMC, dimana pelaksanaannya bersamaan dengan ajang Honda Bikers Day yang terselenggara di Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro, Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (26/10).

Dalam final battle HMC, gelar juara nasional diberikan kepada Lutfia Fasichin untuk kategori Matic & Cub yang memodifikasi sepeda motor Honda ADV 150. Sementara pada kategori sport, juara nasional disabet oleh Firdaus dengan karyanya yang memodifikasi CBR 250RR. Lalu, Vulla Hendrata yang mengubah Honda GL Max menjadi kanvas kreasinya, berhasil mengantarkannya sebagai juara nasional pada kategori FFA (Free for All). Para jawara modifikasi sepeda motor Honda ini berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan memiliki kesempatan menjadi modifikator Honda Dream Ride Project yang didampingi langsung oleh mentor modifikator handa Indonesia.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan kontes modifikasi sepeda motor Honda terbesar yang digelar secara konsisten ini merupakan wujud komitmen AHM dalam memfasilitasi kreativitas dan ekspresi modifikator Tanah Air yang inspiratif.

“Kebersamaan kami secara konsisten mendampingi dan mendukung karya modifikator Tanah Air merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Ajang modifikasi Honda Modif Contest diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kreasi yang inspiratif namun juga dapat melahirkan karya yang menjadi identitas modifikasi Indonesia,” ujar Andy.

Menuju final battle ini, jejeran karya modifikasi terbaik ditentukan dari pelaksanaan HMC seri regional yang digelar di 9 kota besar yakni Medan, Pekanbaru, Bandung, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Samarinda, Manado, dan Makassar. Beragam kreasi menarik pun hadir dengan kreativitas yang khas di tiap wilayah Indonesia seperti teknik stickering yang mewarnai pelaksanaan HMC di Sumatera, style modifikasi Sunday Morning Ride (SUNMORI) yang mendominasi HMC di pulau Jawa, lalu di Pulau Dewata HMC Bali ramai dengan restorasi sepeda motor Honda, Kalimantan dengan konten Show Off, serta modifikasi sport dan klasik di pulau Sulawesi.    

HMC melombakan 9 kelas utama, yaitu All Sports, Matic & Cub Community Touring, Sport Community Touring, dan Show Off untuk sepeda motor produksi di atas tahun 2006, serta juga dibuka kategori Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance. Untuk sepeda motor Honda tahun produksi sebelum tahun 2006, dibuka kelas All Stock & Advance. Selain itu, untuk sepeda motor Honda seluruh tahun produksi melalui kelas baru yaitu Racing Style bagi modifikator yang suka dengan genre modifikasi balap. Kelas baru ini akan mendampingi kelas bergengsi Free For All untuk semua kategori skutik, cub, dan sport Honda.

Selain 9 kelas utama, terdapat pula kategori special achievement di tahun ini yang mengeksplorasi Matic Besar Honda yaitu Honda PCX160 dan Honda ADV160. Kedua kelas ini akan melengkapi kelas-kelas special achievement lainnya seperti Best Fashion, Best Fun Community Competition, Best Media Pick. Penjurian dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek penilaian seperti ide dan konsep yang diusung, fungsi, estetika, finishing dan detail dari unit motor modifikasi tak lupa juga melihat aspek keselamatan untuk digunakan di jalan raya.

wartawan
HEN
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.