Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SDN 2 Keramas Tanpa Siswa Baru

Siswa baru
SISWA BARU - Suasana SDN 2 Keramas yang berharap datangnya siswa baru di awal tahun ajaran baru 2016-2017 ini.

Gianyar, Bali Tribune

Didirikannya Sekolah Dasar (SD) di setiap desa awalnya untuk mengakomodir siswa di masing-maisng rayon. Kini, seiring persaingan kualitas, keberadaan SD justru tak dianggap oleh warga di rayonnya sendiri. Contohnya adalah SDN 2 Keramas, di Banjar Gelgel, Keramas Blahbatuh, Gianyar.

Dengan sejumlah pertimbangan, para orang tua siswa dari Banjar Gelgel yang masuk dalam rayon SDN 2 Keramas justru memilih menyekolahkan anaknya ke SD lainnya. Kondisi ini membuat keberadaan SDN 2 Keramas ini kritis karena tidak ada siswa baru yang mendaftar hingga hari pertama masuk sekolah, Senin (11/7).

Mirisnya, dulu kala, sekolah ini terfavorit di Desa Keramas. Pantauan Bali Tribune, lokasi SDN 2 Keramas sebenarnya cukup strategis dan jauh dari kebisingan. Sempat ada satu siswa yang mendaftar, namun tidak datang. “Sebenarnya ada satu siswa yang mendaftar. Namun belum datang. Mungkin orang tuanya masih ragu, “ ungkap Kepala SDN 2 Keramas, Gusti Putu Kencana.

Diakui, jika dalam beberapa tahun terakhir ini, SDN 2 Keramas memang semakin terpuruk. Namun, sempat ada peningkatan dalam dua tahun terakhir. Kini, jumlah keseluruhan siswanya hanya 25 orang. Kelas enam hanya satu siswa, kelas lima ada delapan siswa, kelas empat tiga siswa, kelas dua ada tujuh siswa dan kelas satu belum ada yang mendaftar.

“Dari jumlah ini, malah kebanyakan dari anak-anak pendatang,” tambahanya. Keraguan orang tua siswa menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut baginya cukup beralasan. Karena minimnya fasilitas seperti perpustakaan dan olahraga. Selain itu, tenaga pengajar terbatas serta kondisi gedung sekolah juga mulai memperihatinkan.

Bahkan satu orang siswa di kelas dua, terpaksa pindah ke sekolah lain di tahun ajaran baru ini karena tidak ada guru agama. Padahal dari sisi kualitas, orang tua siswa mengaku sangat senang dengan perkembangan anaknya. “Sebenarnya saya senang menyekolahkan anak di sini. Terpaksa saya pindahkan karena tidak ada guru Agama Islamnya,” terang salah satu orang tua siswa.

Menyikapi kondisi ini, pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Gianyar dituntut untuk memberikan perhatian dengan pemenuhan fasilitas yang belum ada. Demikian juga kepada penduduk di sekitarnya diharapkan ikut mendukung dengan mempercayakan anaknya bersekolah di SD setempat. “Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi ini,” pungkas Kencana.

wartawan
redaksi
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.