balitribune.co.id I Amlapura - Kasus perusakan terjadi di SD Negeri 3 Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Rabu (2/9/2026) pagi. Kasus perusakan ini diketahui oleh para guru saat mereka hendak masuk ke dalam ruang guru.
Saat itu sejumlah guru melihat kondisi ruangan sudah berantakan dimana meja dan kursi dalam kondisi terbanting dan seisi ruangan sudah diacak-acak oleh orang tak dikenal yang hingga saat ini identitasnya masih diselidiki oleh Kepolisian Polsek Manggis, Karangasem.
Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang, dimana para pelaku masuk ke dalam ruangan dengan cara mencongkel jendela ruangan. Dalam aksinya para pelaku menghancurkan delapan unit laptop yang tersimpan dalam lemari di ruang guru. Laptop tersebut dibanting dan berserakan dilantai dalam kondisi hancur.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Antiga Kelod, Ni Nyoman Budi Parwati, menyebutkan ada kemungkinan para pelaku melampiaskan kekesalannya karena tidak bisa melakukan kegiatan nonton bareng di media layar digital, bantuan pemerintah pusat di salah satu ruangan belajar siswa, karena kabel konektor listrik telah dicabut oleh guru ruangan.
Pelaku juga diperkirakan berusaha mencari uang dari dalam ruangan, namun tidak menemukan apapun sehingga laptop dan seisi rungan jadi sasaran.
Kepala SD Negeri 3 Antiga Kelod menyebutkan, sebelumnya beberapa orang pemuda pernah membobol ruang belajar siswa untuk menonton bareng di media layar digital, dimana saat itu pemuda tersebut juga menggasak uang yang tersimpan di ruang belajar siswa dan di ruang guru.
Hal itu diketahui pihak sekokah lantaran para pelaku sempat selfi di media layar digital dan rekaman wajah pelaku sempat tersiman di media tersebut. Ada kemungkinan pelaku perusakan kali ini merupakan orang yang sama.
“Dulu sempat ruangan ini juga dibobol oleh pemuda, mereka masuk untuk nonton bareng di Media Layar Digital. Disana bisa nonton youtube dan lainnya. Dan bahkan pemuda tersebut sempat selfi dan semoat terekam di perangkat layar digital tersebut,” ungkapnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Manggis dan tengah dalam Penyelidikan. Akibat kejadian tersebut pihak sekolah alami kerugian hinggga puluhan juta rupiah.