Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebagian Warga Perumahan Pindah, Pascalongsor Menimbun Satu Keluarga

LONGSOR - Kondisi lokasi rumah longsor yang menimbun satu keluarga di Perumahan Taman Beji, Banjar Sasih, Batubulan, Sukawati.

 BALI TRIBUNE - ascamusibah rumah longsor yang menewaskan empat orang dan satu kritis dalam  satu keluarga, membuat warga di Perumahan Taman Beji, Banjar Sasih, Batubulan, Sukawati was-was. Sebagian warga yang rumahnya dekat lokasi, memilih pindah sementara.  Warga berharap pihak pengembang turut bertanggung jawab atas musibah ini. Rumah seharusnya menjadi tempat paling nyaman dan aman bagi keselamatan keluarga. Karena itupula, musibah rumah longsor yang menewaskan empat orang dan satu orang kritis  di Perumahan Taman Beji, mengundang keprihatinan bayak pihak. Hingga Minggu (9/12), warga sekitar masih berdatangan ke lokasi. Musibah ini sangat disayangkan, terlebih  rumah naas itu baru ditempati dua tahun lalu. Rumah dengan luas lahan  100 meter persegi itu, justru menyeret nyawa istri   dan tiga anaknya Made Oktara Dwi Palguna yang kini kondisi kritis. Yakni Ni Made Lintang Ayu Widnerti dan tiga anaknya masing-masing, Putu Via Laka Sari (6), Made Adin Radita Paguna (3) dan Nyoman Ali Anggaran Paguna(2). Kini,  warga di perumahan setempat  di rundung rasa was-was. Sebab mereka mendapat informasi jika  lahan di perumahan itu sebelumnya adalah cekungan yang kemudian diratakan dengan tanah uruk oleh pengembang.   Khawatir rumah mereka ikut tergerus, sebagian warga yang rumahnya dekat lokasi memilih pindah sementara. “Lahan di perumahan di sini sangat labil karena dari informasi, lahan ini dulunya miring kemudian  diratakan dengan tanah uruk oleh pengembang,” ungkap salah satu warga Ewa Ramaha.   Warga berharap pihak pengembang turut bertanggung jawab  terhadap musibah ini. Mengingat kodisi lahan tempat perumahan yang mereka huni seharusnya layak bagi keselamatan penghuninya. Dari pendataan petugas, ada sekitar empat rumah di sekitar lokasi  pondasinya sudah miring, dan penghuninya sudah dianjurkan  pindah sementara. Sementara pihak kepolisian  masih melakukan penyelidikan, atas dugaan kelalaian pihak pengembang dalam musibah ini. Terlebih posisi bangunan  yang longsor itu berada di kawasan sempadan sungai. Sebelumnya,  naas menimpa keluarga I Made Oktara Dwi Paguna di perumahan Taman Beji, Batubulan, Sukawati.  Secara tiba-tiba rumahnya tergerus longsor ke sungai, Sabtu pagi. Satu keluarga ini ikut tergerus dan tertimbun.   Hanya Made Paguna yang didapati masih hidup dalam kondisi kritis, sementara istri dan tiga anaknya tewas. Dalam proses penyelamatan yang dilakukan petugas gabungan,  hanya Made Paguna yang masih bernyawa, namun kondisinya  kritis dengan luka berat di bagian kepala  dan kaki. Kondisi medan yang terjal dan labil, petugas pun sangat berhati-hati melakukan pencarian korban di bawah puing bangunan. Hingga enam jam proses evakuasi,   korban lain akhirnya  ditemukan. Satu satunya saksi mata yang juga menghuni  rumah  yang hidup adalah  ibunda Made Paguna yakni, Ni Nyoman Martani (53).  Saat kejadian  nenek ini  sedang menghaturkan sesajen di depan rumah itu. Saat hendak masuk pekarangan rumah itu dirasakan bergoyang dan dalam sekejap tergerus.   Mendapati anak, menantu dan tiga cucunya terkubur hidup-hidup, nenek ini terlihat shock. Diduga. Rumah ini longsor akibat pondasi senderan rumah tergerus air sungai.

wartawan
redaksi
Category

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda

balitribune.co.id | Pekanbaru – Ratusan pelajar area rural provinsi Riau siap terjun ke dunia kerja berkat pengasahan keterampilan di Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau yang diresmikan PT Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ride to Telomoyo Bikers dan Srikandi R25 Bali Jelajah Negeri di Atas Awan

balitribune.co.id | Denpasar - Rindu akan petualangan panjang dan kebersamaan di atas aspal, Komunitas Motor Yamaha R25 Club Bali mengadakan touring jauh menuju Gunung Telomoyo. Tempat wisata alam terkenal dengan pemandangan bak negeri di atas awan berlokasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pesta Miras Perantau NTT Berujung Maut : Satu Tewas, Satu Kritis

balitribune.co.id I Denpasar - Pesta minuman keras (miras) kelompok perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di dua lokasi berbeda di Bali berujung maut, Rabu (20/5/2026) malam. Akibat insiden tersebut, seorang pemuda tewas ditikam di Badung, sementara satu korban lainnya kritis di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.