Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebanyak 300 Pemilih Pemula Belum Rekam KTP Elektronik

Disdukcapil
REKAM E-KTP - Sebanyak 300 orang warga Tabanan saat pencoblosan Pilgub Bali 2018, belum lakukan rekam KTP Elektronik.

BALI TRIBUNE - Sebanyak 300 orang warga Tabanan saat pencoblosan Pilgub Bali 2018 belum lakukan rekam KTP Elektronik. Sehingga ada indikasi sebanyak 300 orang tersebut dipastikan golput. Data tersebut terbanyak yang belum rekam adalah pemilih pemula. Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil Tabanan) tetap buka pelayanan di hari pencoblosan, Rabu (27/6).  Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana menjelaskan, saat ini masih ada warga yang belum lakukan perekaman. Terbanyak adalah masyarakat pemilih pemula yang usianya kemarin dan hari ini telah 17 tahun. "Karena setiap hari usia itu bertambah, jadi tidak bisa memastikan pertumbuhannya, sebab sifatnya dinamis," ujarnya, Selasa (26/6). Maka dari itu, agar 300 orang tersebut dapat menyuarakan hak pilih, Disdukcapil Tabanan tetap membuka pelayanan di kantor. Termasuk di setiap kantor camat yang ada di 10 kecamatan. "Kami buka pelayanan sampai pukul 13.00 Wita," jelasnya.  Adapun pelayanan yang dilayani adalah seluruh pelayanan administrasi. Terutama masyarakat yang kehilangan surat keterangan (suket), perekamanan KTP elektronik dan cetak KTP. "Jadi silakan datang, karena kami besok tidak libur, petugas sudah kami bagi jadi dua shiff supaya bisa juga ikut pencoblosan," terangnya.  Disinggung terkait apakah 300 orang yang belum perekaman KTP Elektronik bisa tuntas besok? Ia mengatakan kalau semua datang ke Disdukcapil atau ke kantor camat sangat bisa. Namun karena ada warga yang sifatnya masih 'ngekoh-ngekohan' itu belum bisa. "Tapi yang banyak ini adalah pemilih pemula kalau yang pemilih lama sudah semua rekam KTP elektronik," tegasnya.  Untuk saat ini Disdukcapil Tabanan sudah keluarkan suket sebanyak 18.000 suket. Sementara khusus untuk data pemilih pemula sudah keluarkan suket 4.000 suket.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Walikota Jaya Negara Tinjau Perumahan Buana Permai Pascabanjir, Uraikan Langkah Prioritas Tangani Kejadian

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Minggu (14/12) siang turun langsung meninjau kondisi wilayah Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian yang sempat terdampak banjir pada Minggu 14 Desember dini hari, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas lumayan tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad WNA Tersangkut di Gorong-gorong Tibubeneng, Diduga Terseret Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Warga Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Badung, dihebohkan penemuan jenasah tersangkut di gorong-gorong, Minggu (14/12) pagi. Diduga korban yang merupakan seorang warga negara asing (WNA) ini terseret banjir dan nyangkut digorong-gorong yang sempit.

Warga yang melihat keberadaan jenazah dalam gorong-gorong langsung melaporkan kejadian ini ke Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Legian-Kuta Terendam Banjir, Evakuasi Warga dan Turis dengan Perahu Karet

balitribune.co.id | Mangupura - Banjir kembali mengepung sejumlah titik di wilayah Kabupaten Badung, Bali. Banjir yang dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya Tukad Mati ini terpantau cukup parah terjadi di kawasan wisata Legian dan Kuta. Akibat bencana ini sejumlah wisatawan dan warga harus dievakuasi menggunakan perahu karet.

Baca Selengkapnya icon click

Berakhirnya Era Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) mewanti-wanti secara publik bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) yang berlokasi di Suwung akan ditutup permanen pada akhir tahun 2025, bagi Pak Koster, penutupan TPA Suwung ini merupakan pelaksanaan dari perintah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengamanatkan bahwa tempat pembuangan sampah terbuka harus ditutup dan digantikan dengan sistem yang lebih aman dan b

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tangani Bersama Demi Masa Depan Bali

balitribune.co.id |“Peringatan BMKG yang terlupakan. Bali tenggelam perlahan. Aku adalah hujan yang turun membasahi Bali bukan air biasa, tapi air mata langit yang menangisi kelalaianmu. BMKG sudah berteriak tentang datangnya musim hujan ekstrem, tapi Pemerintah masih sibuk berdebat tentang proyek megah dan masyarakyat wilayah Jatiluwih penuh luka. Kapan kalian akan mendengar jeritanku”?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.