Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sebelum Pilpres 2019 Bandara Bali Utara Ground Breaking

Bali Tribune/Presiden mengutus Stafsus Lenis Kogoya turun kerancan bandara Setelah Desa Pakraman Kubutambahan bersurat untuk mendesak Presiden segera terbitkan izin penlok

Bali Tribune, Singaraja - Polemik keberadaan bandar udara internasional Bali Utara masih terus berlangsung.Setelah kedatangan sejumlah pensiunan  jendral,kali ini lokasi rencana bandara di Desa/Kecamatan Kubutambahan kembali didatangi orang penting.Tidak tanggung-tanggung,Lenis Kagoya,Staf Khusus  Presiden RI meluangkan waktu untuk melihat rencana lokasi bandara diareal daratan Desa Kubutambahan.

Lenis Kogoya datang ke Kubutambahan setelah pihak Desa Pakraman Kubutambahan mendesak Presiden segera menurunkan izin penetapan lokasi (penlok) bandara.Desakan itu dilakukan lewat sepucuk surat yang dilayangkan kepada presiden beberapa waktu lalu.Pihak Desa Pakraman Kubutambahan berharap turunnya penlok akan mengakhiri  polemik lokasi bandara didarat atau dilaut yang tidak berkesudahan.

Dilokasi yang saat ini dikenal dengan sebutan bukit teletubis,Kogoya mengisyaratkan akan segera membicarakan persoalan bandara Bali utara dengan presiden maupun Menteri Perhubungan (Menhub).Bahkan Kogoya akan meminta ke Menhub untuk segera turun menyelesaikan persoalan sehingga izin penlok segera diterbitkan.”Pekan depan saya akan lakukan pertemuan di Istana Negara dengan melibatkan pemerintah setempat,perwakilan desa adat serta dari Kementrian Perhubungan.Bersama kita putuskan,sebelum Pilpres, peletekan batu pertama sudah dimulai,”katanya,Kamis (21/2).

Selain itu,Kogoya mengaku surprise atas keinginan masyarakat untuk membangun bandara diatas lahan milik adat seluas 370 hektar.Hal itu menurutnya,merupakan pertanda baik bagi pemerintah daerah maupun pusat.Pasalnya,kata Kogoya,disejumlah tempat tak jarang terjadi konflik antara pemerintah dan kepentingan adat soal pembebasan lahan.”Ini sejarah baru agar semua provinsi belajar dari Kubutambahan.Ini contoh bagus,”puji Kogoya.

Jika bandara Bali Utara terealisir,Kogoya mengatakan,bandara tersebut akan menjadi bandara paling cantik karena terintergrasi dengan keindahan alamnya yang cukup mempesona.”Seandainya bandara ini terwujud,Buleleng akan terkenal hingga ke mancanegara.Saya pastikan dalam waktu dekat akan koordinasi dengan Menhub dan Presiden,”janjinya.

Sementara itu, Kelian Desa Pakraman Kubutambahan Jero Pasek Ketut Warkadea,membenarkan pihaknya telah bersurat kepada presiden.Suratnya berisi desakan agar izin penlok segera diterbitkan oleh pemerintah untuk menghindari polemik dan kesan politisasi sejumlah pihak.”Ya benar,isi suratnya mendesak ke presiden agar izin penlok segera diterbitkan.Bila perlu sebelum pilpres berlangsung dan ini akan menjadi nilai positif untuk Jokowi,”ucapnya.

Mestinya pasca kedatangan Menhub RI beberapa waktu lalu,izin penlok seharusnya sudah turun.Saat itu,menurut Warkadea,secara kasat mata sudah tidak ada kendala berarti dibawah sehingga tidak ada alasan pemerintah untuk tidak menerbitkan penlok didarat.”Untuk memprecepat kesejahteraan masyarakat mestinya pemerintah bertindak cepat.Adanya bandara pasti rakyat sekitar akan sejahtera karena ada kegiatan ekonomi ditempat itu.Saya berharap bulan Maret ini izin penlok itu sudah turun,”tutup Warkadea.(War)

 

wartawan
Khairil Anwar
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.