Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sejumlah Cabor Baru Jadi Andalan Bali

Ketut Suwandi
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Sejumlah cabang olahraga baru yang dipertandingkan di PON XX/2020 Papua, seperti petanque dan gateball sangat potensial menyumbang perbendaharaan medali emas bagi kontingen Bali. Karenanya, KONI Bali minta pengurus cabor-cabor tersebut terus mempersiapkan atletnya dengan baik. “Ya, peluang dan potensi cabor gateball dan petanque Bali mendulang medali emas di PON Papua nanti sangat besar. Tentunya kami juga berharap kepada cabor-cabor baru itu, selain juga cabor-cabor yang selama ini memang menjadi andalan Bali,” ujar Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Rabu (2/5). Suwandi juga mengapresiasi tuan rumah Papua yang mempertandingkan cabor baru di PON mendatang, yang total sebanyak 47 cabor dipertandingkan. Jumlah ini mengalami peningkatan karena di PON Jawa Barat tahun 2016 silam mempertandingkan 44 cabor. Dengan telah resminya jumlah cabor yang dipertandingkan di PON Papua nanti, Suwandi mengaku akan secepatnya menggelar rapat bersama cabor-cabor di bawah naungan KONI Bali. “Kami akan menggelar rapat anggota sekitar pertengahan bulan Mei nanti, ya, membahas seputar peluang dan prediksi medali di PON Papua. Intinya, PON nanti Bali harus tetap mempersiapkan sebaik mungkin dengan kerja keras agar bisa mencapai apa yang ditargetkan, yakni bercokol di peringkat lima besar,” ujar Suwandi. Mantan Ketum KONI Badung ini mengatakan, lantaran menargetkan perbaikan peringkat dari PON Jabar dimana Bali bertengger di posisi keenam, maka atlet-atlet yang dikirim ke PON XX/2020 Papua mendatang memang benar-benar atlet yang bisa diandalkan meraih medali. “Kalau reka-reka saya, atlet berperingkat satu sampai dengan empat tiap-tiap nomor dan cabor itulah yang berhak dikirim ke Papua, tetapi itu semua tergantung keputusan saat rapat anggota pertengahan Mei mendatang,” ucapnya. Lebih jauh Suwandi mengingatkan kepada atlet seluruh cabor, agar tidak berpatokan bahwa prestasi sebelumnya juga akan mampu diraih saat di PON Papua nanti. Artinya, lanjut dia, meskipun seorang atlet berhasil menyabet medali emas di PON Jabar, harus tetap berlatih dan berjuang keras nantinya. “Jangan punya pikiran, lho kan saya di Jabar meraih medali emas, nanti di Papua juga pasti meraih emas. Prinsip tersebut kalau tidak ditunjang dengan latihan keras, maka bisa saja akan gagal di Papua,” demikian Ketut Suwandi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Gasak Motor Penyandang Disabilitas, Residivis Curanmor Ditangkap

balitribune.co.id I Singaraja - Satuan Reserse Kriminal Polres Buleleng berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa seorang penyandang disabilitas di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Seorang residivis berinisial DSP (22) ditangkap setelah diduga mencuri sepeda motor milik korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mantan Ketua DPRD Bangli Terpilih Sebagai Bendesa Adat Bangbang

balitribune.co.id I Bangli - Mantan Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata periode (2014 - 2019) terpilih sebagai Bendesa Adat Bangbang, Tembuku, Bangli. Mantan Ketua DPC PDIP Bangli dua kali  periode ini, terpilih sebagai bendesa adat Bangbang, secara musyawarah mufakat, pada Minggu (5/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Memperkuat Transformasi Digital Melalui Berbagai Kanal Layanan

balitribune.co.id I Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program tersebut salah satunya melalui inovasi layanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.