Sekda Adnya Mulyadi Buka, Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2018 | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 20 Oktober 2021
Diposting : 21 June 2018 23:15
redaksi - Bali Tribune
FINAL
GRAND FINAL - Malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2018 di Stadion Amlapura.

BALI TRIBUNE - Dalam memperingati momentum peringatan  HUT ke-378 Kota Amlapura, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi bersama Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi didampingi Kadis Pariwisata Wayan Astika, Selasa (19/6) malam, membuka secara resmi malam grand final pemilihan Jegeg Bagus Karangasem tahun 2018. Pembukaan ditandai dengan pemukulan reong (kempul) secara bersamaan, di Lapangan Stadion Amlapura.

Hadir pula para Staf Ahli Bupati, Ketua DPD KNPI Karangasem, para dewan juri pemilihan jegeg bagus Karangasem tahun 2018, serta Kepala OPD terkait di Lingkungan pemerintah Kabupaten Karangasem. Acara pemilihan jegeg bagus Karangasem tahun 2018 juga dimeriahkan dengan hiburan seperti tarian Sekar Tunjung dan bondres Merthajaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem yang juga selaku ketua panitia I Wayan Astika dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya ajang Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem Tahun 2018 secara umum adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem agar menjadi sosok atau figur yang kreatit, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri serta memilikl integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah.

Tema Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem Tahun 2018 adalah “Cultural Heritage Being Our Identity” yang mengandung makna betapa pentingnya peranan generasi muda dalam memahami keanekaragaman budaya sebagai identitas diri. Bupati Karangasem dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, mengaku menyambut baik serta mengapresiasi pelaksanaan ajang Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem, sebagai bagian dari upaya untuk membangun kapasitas dan peran generasi muda dalam mendukung keberhasilan pembangunan kepariwisataan daerah.

“Generasi muda sebagai bagian dari masyarakat dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki berupa kreatifltas dan pengetahuan, bukan hanya berperan sebagai tuan rumah (host) namun sekaligus memiliki kesempatan sebagai pelaku pengembangan kepariwisataan sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya,” tandas Adnya Mulyadi membacakan sambutan Bupati.

Ditegaskannya, peran bersama dengan pemerintah dan swasta melalui sinergi yang terarah dan berkesinambungan tentu sangat diperlukan untuk menyiapkan masyarakat, khususnya generasi muda pariwisata agar semakin memiliki kapasitas dan kemandirian, serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembangunan kepariwisataan di tingkat Iokal, regional, dan bahkan di tingkat nasional.