Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekda Badung Hadiri Upacara Pitra Yadnya di Desa Adat Jempeng

Bali Tribune / HADIRI - Sekda Adi Arnawa saat menghadiri upacara Pitra Yadnya di Jaba Pura Puseh Desa Adat Jempeng, Senin (21/3).

balitribune.co.id | MangupuraPelestarian Seni, Adat, Agama dan Budaya di Badung sudah menjadi program prioritas Pemkab Badung, salah satu didalamnya adalah upacara Pitra Yadnya (nyekah massal) dan Manusa Yadnya (metatah). Mewakili Bupati Badung, Sekda Adi Arnawa menghadiri upacara Pitra Yadnya (metatah,mebejian, ngeseng dan nyekah) yang dilaksanakan Krama Desa Adat Jempeng, Kecamatan Abiansemal, di Jaba Pura Puseh Desa Adat Jempeng, Senin (21/3). Kehadiran Sekda didampingi DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa, Kadisbud  I Gde Eka Sudarwitha, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa bersama Tripika  Kecamatan, Ketua Panitia Karya I Made Subaga, Bendesa Adat Jepun dan Perbekel Taman. Puncak Karya  yang bertepatan dengan Anggara Paing Watugunung ini dipuput langsung oleh Ida Pandita Empu Putra Paramadaksa. Dalam kesempatan tersebut dan guna mendukung pelaksanaan karya Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana punia secara simbolis sebesar Rp. 250 juta yang diterima langsung panitia karya I Made Subaga.

Dalam sambrama wacananya Sekda Adi Arnawa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat karena sudah ngayah dengan tulus ikhlas. Sekda Adi Arnawa berpesan kepada masyarakat  dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan di wilayahnya hendaknya dilakukan dengan rasa tulus ikhlas dan semangat gotong royong untuk mensukseskan pelaksanaan upacara tersebut. Saat masa pandemi sekarang ini, Sekda Badung  juga meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dan dijaga. Dengan cara mematuhi semua tahapan-tahapan prokes yang berlaku, minimal menggunakan masker pada setiap kegiatan menjadi kunci penting, karena kita adalah daerah pariwisata dimana kita semua menyadarinya bahwa pendapatan Badung bersumber dari sektor pariwisata. Kalau penanganan Covid-19 tidak bisa dilaksanakan secara maksimal, maka kita tidak bisa meyakinkan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk datang ke Bali. “Saya merasa bangga karena didalam proses pelaksanaan upacara nyekah massal dan metatah ini masyarakat setempat telah menerapkan protokol kesehatan, karena ini memang harus kita lakukan bersama dan berharap pandemi segera berakhir, perekonomian kembali pulih. Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi dan mendukung segala bentuk upacara keagamaan, adat dan budaya dengan rasa tulus ikhlas gotong royong semangat kebersamaan meskipun di tengah situasi pandemi saat ini. Pemkab Badung di masa sulit seperti ini selalu berusaha untuk memberikan bantuan dana guna membantu upacara-upacara adat. Inilah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi, kami mohon masyarakat juga untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Karya I Made Subaga mengatakan menyampaikan bahwa upacara Pitra Yadnya di Desa Adat Jempeng ini sebagai wujud bakti kepada leluhur yang diikuti sebanyak 50 sawa, metatah 100 orang. “Karya yang dimulai dari tanggal 15 Pebruari dengan mapiuning, dan  hari ini tanggal 21 Maret dilaksanakan nebusin, ngangget don bingin, ngajum, melaspas puspa, mapurwa daksina, nutug kelih, mepetik dan ngekeb. Dan tanggal 22 maret merupakan puncak karya yang didahului dengan metatah, mebejian, nyekah dan ngeseng. Terima kasih kepada Sekda Badung yang telah hadir pada saat  karya ini dan terima kasih juga atas bantuan dana yang telah di berikan kepada kami,”ujarnya. 

wartawan
ANA
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.