balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).
Pelepasan ASN yang telah memasuki Purnabakti ini dilaksanakan dengan penyerahan SK prinsip bagi aparatur memasuki masa purnabakti, pemberian pembekalan sebagai bentuk apresiasi perjalanan karier serta penghormatan atas dedikasi pengabdian pegawai negeri sipil. Ini sebagai bentuk apresiasi dedikasi dan pengabdian para pegawai selama mengemban tugas sebagai abdi negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Karangasem.
“Kami menyampaikan apresiasi, penghormatan dan terimakasih atas dedikasi dan pengabdian rekan-rekan ASN dalam tugas dan jabatan. Kami senantiasa berdoa agar teman-teman kami yang lebih dulu pensiun selalu diberikan kesehatan dan memanfaatkan pengalaman di birokrasi untuk membangun usaha dan ekonomi pasca pensiun nanti,” ungkap Sekda I Ketut Sedana Merta.
Sementara untuk ASN yang akan memasuki masa pensiun, pihaknya memberikan tugas di masa transisi ini sebagai bentuk adaptasi berkelanjutan terhadap proses perbaikan dan digitalisasi sehingga ini bisa menjadi suatu persiapan transisi menuju masa pensiun yang bermartabat.
Refleksi digitalisasi dan masa Purnabakti ini meliputi kesiapan wirausaha dalam proses transformasi digital, evaluasi pencapaian kerja menjelang masa pensiun, serta untuk mengatasi dan menghilangkan kekhawatiran pegawai terhadap risiko permasalahan hukum. Selain itu peningkatan integritas dan kepatuhan administrasi menurutnya juga sangat penting dalam ketelitian penyelesaian proses administrasi, pencegahan tindak korupsi dan kelalaian dalam tugas, serta kepatuhan ketat terhadap aturan hukum yang berlaku.
“Transisi dan adaptasi masa Purnabakti ini penting karena ASN akan mengalami perubahan rutinitas harian pasca masa kerja. Karena itu perlu ditekankan pentingnya kedisiplinan dan rasa syukur dalam bekerja untuk menghadapi tantangan proses pembelajaran di usia lanjut,” ulas Sekda Ketut Sedana Merta.
Dikatakannya, esensi kepemimpinan dan kesejahteraan pasca pensiun itu berkaitan dengan pengembangan diri dan penguasaan pengetahuan terutama bagi pendidik, peran pemimpin sebagai penyelesai masalah di tingkat operasional, serta prioritas kesehatan dan efisiensi pengelolaan sumber daya menjelang masa pensiun.
“Strategi kesiapan pensiun pegawai itu diantaranya penyesuaian tunjangan dan kompensasi bagi pegawai purnabakti, pentingnya kemandirian finansial dan persiapan usaha pascapensiun serta mitigasi beban tanggungan keluarga bagi masa depan pensiunan,” sebutnya.
Pihaknya mengingatkan kepada para ASN agar mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi masa pensiun, dan mengingatkan larangan menjadi provokator setelah purna tugas. Pihaknya juga akan menyelesaian kewajiban finansial bagi pegawai pindahan. Dalam kesempatan itu, Sekda Karangasem menyampaikan permohonan maaf atas segala tindakan pembinaan dan teguran selama masa jabatan. Ditegaskannya pembinaan dan teguran tersebut semata-mata untuk perbaikan institusi tanpa adanya kepentingan pribadi.