Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sekolah Swasta di Badung Kian Terjepit, Tak Kebagian Siswa dan Tak Dapat Bantuan Pemerintah, 10 SMP Swasta ‘Sakit’

Bali Tribune/BMPS - Pimpinan DPRD Badung dan Sekda Adi Arnawa saat memimpin rapat dengan BMPS Badung di Gedung Dewan, Kamis (8/7).

balitribune.co.id | Mangupura - Sekolah swasta di Kabupaten Badung kian terjepit. Apa sebab? Pasalnya, selain sulit mendapat siswa, sekolah swasta juga kini minim bantuan dari pemerintah. Bahkan, sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) diambilalih kewenangannya oleh pemerintah provinsi, nyaris tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah kabupaten.
 
Kondisi itu diungkapkan oleh I Wayan Retha saat memimpin rombongan pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Badung bertemu pimpinan DPRD Badung di Gedung Dewan, Kamis (8/7/2021). 
 
Rombongan BMPS diterima langsung Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Wakil Ketua I Wayan Suyasa dan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa.
 
Lebih lanjut Retha menyatakan, perguruan swasta tidak hanya sebatas mitra pemerintah, namun juga adalah bagian dari aset pemerintah. Jadi, sudah sepantasnya pemerintah memperhatikan sekolah swasta.
 
Selama ini perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta sangat minim bahkan bisa dikatakan tidak ada. Retha yang mantan anggota DPRD Badung ini menyebut subsidi pembiayaan pendidikan yang dulunya sempat diberikan Pemkab Badung bahkan kini mandeg.
 
“Apalagi sekarang kewenangan SMA ada di provinsi, SMA swasta tambah sengsara karena tidak ada bantuan dari kabupaten,” ujarnya.
 
Parahnya lagi, selain tidak mendapat bantuan pemerintah daerah, sekolah swasta juga kesulitan mendapatkan siswa pada setiap penerimaan siswa baru. Setiap tahun siswa yang masuk ke swasta selalu menyusut. “Kami setiap tahun mengalami kekurangan murid,” kata Retha.
 
Ia bahkan menyebut 10 SMP swasta sampai “sakit” karena tidak dapat siswa. Sekolah tersebut diantaranya SMP Swastiastu di Desa Adat Tangeb yang dulu berdiri ditahun 1959, SMP Widya Pura Untal-Untal berdiri tahun 1961, SMP Sunari Loka Kuta yang berdiri di tahun 1960-an, SMP Pancasila Canggu, SMP Budi Utomo Kerobokan, SMP Dharma Sastra Sempidi, SMP Widya Bhuana Munggu,SMP Ngurah Rai Kerobokan, SMP Dharma Sastra Jimbaran dan SMP Seni Ukir Tangeb. 
 
“Saat ini ada 10 SMP swasta yang sakit. Kemudian belum lagi SMA swasta yang kembang kempis,” paparnya.
 
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengaku akan menampung semua aspirasi yang disampaikan pengurus sekolah swasta tersebut. Pihaknya pun sepakat sekolah swasta harus tetap eksis dan berkembang seiring dengan sekolah negeri.
 
“Sekolah swasta ini harus tetap bisa hidup. Perlu kolaborasi serta pembinaan sekolah dalam penerimaan siswa,” ujarnya.
 
Mengenai biaya operasional sekolah, Parwata menyebut sekolah swasta memang berasal dari penerimaan SPP.
 
“Bagaimana jika mereka tidak memungut SPP dari mana subsidinya? Disinilah sebetulnya peran pemerintah,” kata Parwata.
 
Nah, untuk membentengi sekolah swasta ini pihaknya akan mengusulkan adanya regulasi sehingga sekolah swasta bisa mendapat subsidi dari pemerintah.
 
“Nanti kita akan rancang regulasi serta rekomendasi untuk bisa melakukan subsidi ini sehingga nanti pemerintah tidak ragu lagi dalam membantu sekolah swasta,” tegas politisi asal Dalung yang menjabat Sekretaris DPC PDIP Badung ini sembari berharap sekolah swasta agar terus meningkatkan kualitasnya sehingga diminati oleh siswa untuk bersekolah di sana.
 
Sementara Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa juga sepakat sekolah swasta harus tetap eksis. Pemkab Badung memberikan ruang  bagi sekolah swasta dengan mendorong memberikan stimulus kepada sekolah swasta melalui APBD walaupun secara indeks tidak secara maksimal. 
 
“Kalau soal keinginan sekolah swasta memperoleh siswa dalam penerimaan siswa saat ini, tentu kita tidak bisa memaksa siapa pun. Yang jelas pemerintah pasti akan memberikan ruang kepada siapa pun untuk membangun dunia pendidikan kita di Badung,” ujarnya.
Nah, agar sekolah swasta diminati para siswa pihaknya pun mengingatkan pentingnya kualitas. “Tapi ini kembali lagi pada kualitas dan sudah saatnya perguruan swasta ini juga melakukan evaluasi  dalam rangka untuk mendapatkan simpati masyarakat agar anaknya mau bersekolah disana,” kata Adi Arnawa.
 
Kemudian, soal bantuan stimulus, pejabat asal Pecatu ini mengaku saat ini belum bisa. Pasalnya, kondisi keuangan dan celah fiskal Badung yang belum  memungkinkan. “Kita masih melakukan pemenuhan biaya operasional  pemerintah dulu, setelah itu tertutupi, pemerintah akan tetap hadir dalam membantu sekolah swasta,” tegasnya.  
wartawan
ANA
Category

Pingsan saat Mendaki Gunung Agung, Seorang Pendaki Dievakuasi Tim SAR Gabungan

balitribune.co.id I Amlapura - Seorang pendaki alami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) berangkat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung bersama rombongan yang berjumlah 8 orang.

Baca Selengkapnya icon click

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Karangasem, Jalur Utama Sidemen-Klungkung Lumpuh Akibat Pohon Tumbang

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Minggu (19/7/2026) pagi mengakibatkan bencana pohon tumbang dan longsor di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Banjar Dinas Lebu Bumbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jambret Kalung Emas di Kengetan, Residivis Asal Mengwitani Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Satreskrim Polres Gianyar bersama Unit Reskrim Polsek Ubud bergerak cepat dalam menangani kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Kengetan, Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud. Pelaku berinisial N.A.W. (29), berhasil ditangkap di depan rumahnya di kawasan Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  Kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan Asal Lebih Hilang Misterius

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, masih misterius setelah perahunya ditemukan terdampar di Pantai Saba,  Blahbatuh, Jumat (17/7/2026) lalu. Hingga Minggu (19/7/2026) nasib nelayan ini belum diketahui. Pencarian pun  terus diintensifkan oleh tim gabungan.

Baca Selengkapnya icon click

Balinomics, Kosterenomics, dan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

balitribune.co.id | Balinomics adalah sebuah forum diskusi ekonomi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali bersama pemerintah daerah dan para pakar ekonomi Bali. Kendati sebagai sebuah forum, Balinomics mengusung konsep inti, yakni mengupayakan diversifikasi ekonomi Bali agar tumbuh inklusif dan tahan guncangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.