Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selancar Angin Bidik 6 Emas PON Jabar

Wayan Sujana
Wayan Sujana

Denpasar, Bali Tribune

Cabang olahraga selancar angin menargetkan meraih enam medali emas dan satu perunggu pada hajatan empat tahunan PON XIX/2016 Jawa Barat, September mendatang.

Pelatih Tim Selancar Angin PON Bali Wayan Sujana, Rabu (18/5) mengatakan, target tersebut dibidik berdasarkan potensi atlet-atlet selancar angin Bali dengan tetap mempertimbangkan pesatnya perkembangan olahraga ini di daerah lain.

Dirinya mengatakan, harapan selancar angin bertumpu pada empat atlet andalannya untuk meraih medali emas. Mereka adalah, I Nyoman Suartana di kelas RS 1 putra yang diharapkan mampu menyumbang dua emas di kategori marathon dan cos racing. Di kategori yang sama di bagian putri, ada Gusti Candra Pertiwi Sulaksana yang diharapkan meraih satu medali emas.

“Kami berkaca dari hasil sebelumnya di edisi PON lalu. Kami harus bisa memaksimalkan peluang yang ada. Apalagi kami baru saja membawa pulang dua emas dan tiga perunggu di tiga kejuaraan yang kami ikuti di Thailand,” ungkapnya dan menambahkan, selain nama tersebut, masih ada I Gusti Made Oka Sulaksana yang diharapkan mampu menyabet dua emas di kelas RSX.

Di Kelas mistral one design, juga ada Gede Subagiasa yang diprediksi mampu memenuhi target emas. “Di PON nanti, kelas mistral akan dipertandingkan untuk terakhir kalinya. Di PON selanjutnya sudah tidak akan ada lagi kelas ini karena berbagai event internasional seperti SEA Games atau Asian Games sudah tidak dipertandingkan. Jadi Ini kesempatan kami meraih medali di kelas ini,” ungkap mantan atlet selancar angin tersebut.

Ada juga nama Gusti Bagus Gopala Sulaksana di kelas bio techno, yang diharapkan mampu meraih medali perunggu di PON mendatang. “Saya melihat penampilan dia cukup bagus dan bisa meraih peringkat empat di Thailand. Saya berharap ia bisa meningkatkan kualitasnya lagi,” ungkapnya.

Namun, ada faktor teknis dan nonteknis yang bisa mengganjal Oka Sulaksana cs meraih medali. Selain persaingan ketat antara Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, juga faktor angin dan fisik pemain bisa menjadi kendala. “Ini masalah keberuntungan. Faktor angin sangat berpengaruh. Jika anginnya bagus, para atlet tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih ekstra untuk mengendalikan selancar. Ini juga masalah faktor keberuntungan,” jelas Sujana.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kampanyekan Gemarikan, Bunda Rai Harapkan Generasi Cerdas Bebas Stunting

balitribune.co.id | Tabanan – Upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun generasi sehat dan cerdas terus digencarkan, salah satunya melalui kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

PS Badung Dilepas Ikuti Liga 4 Nasional, Bupati Adi Arnawa Targetkan Lolos Liga 3

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas tim sepak bola PS Badung untuk berlaga dalam kompetisi Liga 4 Nasional di Tangerang. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Badung pada Rabu (27/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keterwakilan Perempuan di DPRD Badung Menurun, DP2KBP3A Dorong Kaum Wanita Aktif Berpolitik

balitibune.co.id I Mangupura - Keterwakilan perempuan di DPRD Badung mengalami penurunan pada periode legislatif terbaru. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung yang mendorong kaum perempuan lebih aktif dan percaya diri terjun ke dunia politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Idul Adha 1447 Hijriah, Pelindo Regional III Celukan Bawang Salurkan Bantuan Hewan Kurban

balitribune.co.id I Singaraja - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pelindo Regional III Cabang Celukan Bawang menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan, Selasa (26/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kelian dan Prajuru Desa Adat Tak Kunjung Dikukuhkan, Desa Adat Banyuasri Somasi Bendesa Agung MDA Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Somasi dilakukan terkait belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.