Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembilan Dosen Fakultas Teknik Unud Rancang Turyapada Tower

Bali Tribune / Sembilan orang dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana merancang pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang ikonik dan fenomental yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali.

balitribune.co.id | Singaraja - Sebanyak sembilan orang dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana merancang pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang ikonik dan fenomental yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Krulut pada Sabtu (23/7), pembangunan menara komunikasi Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali resmi dimulai yang ditandai dengan peletakan batu pertama dan menyalakan sirine oleh Gubernur Bali didampingi Kapolda Bali, Danrem 163 Wirasatya, Ketua DPRD Bali, Wakil Bupati Buleleng serta stakeholder terkait. 

Merupakan kebanggaan bagi Universitas Udayana karena pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali ini melibatkan sembilan dosen dari Fakultas Teknik yang dalam kesempatan ini diperkenalkan secara langsung satu persatu oleh Gubernur Bali yang terdiri dari Dr. Ir. I Made Oka Widyantara ST., MT., IPU, ASEAN Eng sebagai Ketua Tim, kemudian dengan delapan anggota yaitu Dr. Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST, MA., Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra ST, SDs, MA, IPU, ASEAN Eng., Dr. Ir. I Dewa Gede Agung Diasana Putra, ST., MT., IPU., Dr. Ir. A.A. Gde Agung Yana, ST., MT., Ir. I Gede Adi Susila, ST., MSc, Ph.D, IPM, ASEAN Eng., Ir Made Dodiek Wirya Ardana, ST., MT., Nyoman Pramaita ST., MT., Ph.D, dan I Gusti A. Komang Diafari Djuni H, ST., MT. 

Turyapada Tower dengan tinggi 115 meter, dibangun di Desa Pegayaman Buleleng pada ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut, sehingga ketinggian total tower ini 1.636 meter. Tower ini nantinya akan memiliki berbagai fasilitas multifungsi dan terpadu yang berada dalam kawasan pariwisata yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara. Hal ini dalam rangka menyeimbangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Bali Utara, Selatan, Timur, dan Barat. 

Ketua tim Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali mengatakan tim dari Fakultas Teknik unud mengawali pekerjaan ini dari sisi perencanaan kemudian di tahap pelaksanaan melakukan manajamen konstruksi tower, sehingga bisa mewujudkan fisiknya sesuai dengan rancangan desain. “Kita tetap professional dan menerapkan seluruh sisi akademis kami, untuk mewujudkan bangunan ikonik fenomental dan sebagai bentuk kontribusi bagi pembangunan di Bali ini,” katanya. 

Ia mengatakan tim perencana Fakultas Teknik Unud berperan dalam menterjemahkan ide dari Gubernur Bali, dalam wujud sebuah desain. Dalam ide tersebut tertuang sebuah konsep telekomunikasi yang mampu melayani kebutuhan masyarakat khususnya, dibidang siaran TV digital. 

Dekan Fakultas Teknik Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D merespon positif keterlibatan Universitas Udayana, khususnya Fakultas Teknik dalam pembangunan Turyapada Tower ini. Ia berharap tim ini mampu mengemban tugas yang dipercayakan dan juga mampu mengibarkan bendera Fakultas Teknik Unud di kancah yang lebih luas.

Hal yang sama disampaikan Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU., yang  memberikan dukungannya kepada tim Fakultas Teknik dalam mewujudkan tower ikonik monumental tersebut. “Kami akan backup dari berbagai sisi, baik administrasi, finansial, sosilasi, sehingga kompetensi mereka bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,”katanya. 

Dalam proses pelaksanaan ini, Gubernur Bali mengapresiasi keterlibatan Fakultas Teknik Universitas Udayana, mulai dari perencanaan, perancangan desain hingga pelaksanaannya. Gubernur mengatakan bahwa pembangunan tower tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat sebagai Menara komunikasi, dan menignkatkan roda perekonomian masyarakat lokal hingga akomodasi pariwisata.

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Buleleng Festival Kedepankan Sinergi Seni Budaya, UMKM, Digitalisasi, dan Pembangunan Hijau

balitribune.co.id | Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar dengan nuansa baru yang mengedepankan sinergi seni budaya, pemberdayaan UMKM, transformasi digital, serta konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan. Festival ikonik Kabupaten Buleleng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah besar untuk menggerakkan potensi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.