Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembilan Perbekel Dilantik 20 Mei

pilkel
Drs Putu Gede Sridana MSi

Mangupura, Bali Tribune

Sembilan perbekel terpilih hasil pemilihan perbekel (pilkel) serentak 29 April 2016 akan dilantik pada 20 Mei mendatang. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akan melantik langsung sembilan perbekel baru tersebut. Acara tersebut mengambil tempat Kantor Bupati Badung, komplek Mangupraja Mandala Puspem Badung.

Kepala Badan Pemberdayaan Manyarakat Desa dan Pemerintahan Desa (BPMD-PD) Kabupaten Badung, Drs Putu Gede Sridana MSi, Minggu (15/5), memastikan bahwa pelantikan perbekel terpilih akan dilaksanakan serentak pada 20 Mei 2016. Pihaknya bahkan mengaku sudah memanggil dan memberi arahan kepada para perbekel terpilih. “Pelantikan (sembilan perbekel terpilih,-red) sudah pasti tanggal 20 Mei ini,” tegas Sridana.

Untuk persiapan acara pelantikan, kata dia, sudah hampir seratus persen. “Semua sudah kita persiapkan. Untuk gladi (gladi pelantikan,-red) tanggal 18 Mei besok,” tegasnya.

Mengenai anggaran, pejabat asal Denpasar ini mengatakan semua biaya pelantikan akan ditanggung oleh pemerintah melalui APBD Badung Tahun 2016. Pemerintahan desa melalui APBDesnya hanya menganggarkan untuk keperluan sang perbekel seperti pakaian dan perlengkapan lain. “Untuk biaya pelantikan sepenuhnya ditanggung APBD. Yang dari APBDes paling untuk baju dan keperluan lain saja,” kata Sridana.

Seperti diketahui, ada 9 Desa di Badung melaksanakan pilkel secara serentak. Desa yang melaksanakan pilkel ada di 5 kecamatan yaitu,  Desa Petang, Desa Abiansemal, Desa Bongkasa, Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Tumbak Bayuh, Desa Mengwitani, Desa Canggu, Desa Dalung dan Desa Ungasan.

Dari sembilan pilkel tersebut, mayoritas keluar sebagai pemenang adalah calon perbekel dari politisi atau kader partai. Dan disebut-sebut kader 'banteng' atau PDI Perjuangan mendominasi kemenangan perbekel di pilkel serentak lalu.

Adapun sembilan perbekel baru nanti adalah I Wayan Suryantara (Desa Petang), I Made Suarjana (Desa Bongkasa Pertiwi), I Nyoman Sarjana (Desa Tumbak Bayuh), Ketut Luki (Desa Bongkasa), I Nengah Lana (Desa Canggu), IB Bisma Wiratna (Desa Abiansemal), I Made Kari (Desa Ungaasan), I Gede Putu Arif Wiratya (Desa Dalung) dan Putu Sumardita (Desa Mengwitani).

wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.