Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembunyi Sabu di CD, Dua Cewek Thailand Terancam Hukuman Mati

Bali Tribune/ Kasarin Khamkhao (26) dan Sanicha Maneetes (25) di persidangan PN Denpasar, Selasa (7/1) kemarin.
balitribune.co.id | Denpasar - Dua warga negara Thailand didakwa menyelundupkan 892 gram netto narkotika jenis sabu dengan modus disembunyikan di dalam cawat ke Bali. Kedua perempuan yang bernama Kasarin Khamkhao (26) dan Sanicha Maneetes (25) itu pun terancam dipidana mati.
 
Sidang terhadap Kasarin dan Sanicha baru memasuki tahap pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Denpasar pada Selasa (7/1). Dalam sidang tersebut,  Jaksa I Made Santiawan mendakwa para terdakwa dengan dakwan alternatif. Dakwaan ke satu, adalah Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 
 
“Bahwa terdakwa Kasarin Khamkhao telah melakukan pemufatakatan jahat dengan terdakwa Sanicha Maneetes pada hari Minggu (23/10/2019) sekitar pukul 01.30 Wita bertempat di terminal kedatangan Bandara internasional Ngurah Rai dengan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman,” tandas Jaksa Setiawan. 
 
Sedangkan dakwaan ke dua, Jaksa Kejari Denpasar ini mendakwa para terdakwa dengan tanpa hak atau melawan hukum mengimpor sabu. Perbuatan tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU yang sama. 
 
Jaksa Santiawan di muka majelis hakim diketuai Sobandi menerangkan awal mula penangkapan terhadap para terdakwa. Berawal saat petugas bea cukai mencurigai isi koper yang dibawa para terdakwa yang menumpang pesawat Air Asia FD 398 dari Bangkok tujuan Denpasar. 
 
Petugas bea cukai lalu  memboyong dua perempuan muda ini  ke ruang pemeriksaan barang penumpang. Petugas meminta kedua terdakwa untuk membuka pakaian yang dikenakan, termasuk pakaian dalam.
 
Petugas lalu mendapatkan paket satu bungkusan plastik warna cokelat menyerupai kapsul di dalam celana dalam Kasarin yang bekerja di bagian rental mobil ini. Dua bungkus plastik warna cokelat di dalam celana dalam Sanicha yang bekerja cleaning service ini. 
 
"Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu bungkusan warna cokelat berupa kapsul di dalam celana dalam terdakwa Kasarin Khamkhao, sedangkan pada terdakwa Sanicha Maneetes ditemukan dua bungkusan cokelat yang diduga narkotika jenis sabu," jelasnya.
 
Lebih lanjut, tiga bungkusan warna cokelat yang dibawa kedua terdakwa diperoleh dari seorang laki - laki bernama Boss yang berada di Thailand. 
 
Pihaknya mengatakan bahwa kedua terdakwa mendapat keuntungan dari penerima paketan tersebut berupa uang sebesar US$ 3000 untuk berdua jika berhasil mengantar barang sampai diterima oleh penerima.
 
"Para terdakwa juga telah diberikan oleh Boss dari Thailand dengan uang sebesar 50.000 Baht untuk biaya beli tiket pesawat pulang pergi dan biaya hotel selama berada di Bali," katanya. 
wartawan
Valdi S Ginta
Category

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FGBMFI World Convention 2026 di Bali Dihadiri Delegasi dari 48 Negara

balitribune.co.id I Badung - The Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 13–15 Agustus 2026 akan dihadiri 1.400 hingga 1.500 delegasi dari 47 negara. Delegasi yang hadir merupakan pebisnis yang secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah konvensi dunia tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.