Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semen Merah Putih Boyong Retailer ke Bali

pariwisata
JAMUAN - Jamuan makan malam bagi retalier Semen Merah Putih di Pantai Jimbaran.

Kuta, Bali Tribune

Salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, Semen Merah Putih, memboyong 3.500 retailer ke Bali untuk mengikuti gathering. “Mereka adalah bagian dari keluarga besar Semen Merah Putih. Karenanya kami menggelar silaturahmi semacam ini agar kerja sama tetap dibina dengan baik di masa depan,” kata General Manager Sales and Marketing PT Cemindo Gemilang, Oza Guswara, di Kuta, Minggu (29/5).

Yang spektakuler dari kegiatan ini, katanya, pihaknya menggunakan 25 pesawat untuk mengangkut para pemilik toko penjual produk Semen Merah Putih ke Bali. Puluhan pesawat tersebut terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Ahmad Yani (Semarang), Adi Sucipto (Yogyakarta), dan Juanda (Surabaya). Sesampainya di Bali, para peserta diberikan berbagai fasilitas terbaik. Juga jamuan makan malam di pesisir Pantai Jimbaran.

“Bayangkan, ada 24 restoran di bibir Pantai Jimbaran sepanjang 2 kilometer, dipenuhi oleh semua peserta gathering Semen Merah Putih. Tentu kegiatan semacam ini jadi tontonan langka, tidak salah jika kegiatan kita kali ini mampu mencatatkan diri di museum rekor Indonesia,” katanya, bangga. Gathering tersebut, lanjut dia, bukanlah satu-satunya apresiasi yang diberikan kepada para retailer. Karena manajemen Semen Merah Putih juga menyiapkan kegiatan tahunan lain.

Pada kesempatan ini, Oza mengatakan, potensi pasar semen di Bali masih sangat menjanjikan. “Berkembangnya sektor pariwisata mendorong aktivitas pembangunan akomodasi. Selain itu, multiplier effects-nya pembangunan perumahan, kost, dsb,” kata dia. Semua itu, kata dia, menyerap produk semen. Untuk produk Semen Merah Putih saja, kata dia, 60 persen pemasaran di Bali diserap oleh ktivitas pembangunan terkait wisata. 40 persen sisanya, adalah untuk rumah tinggal.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.