Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sempat Demam Berdarah dan Menjalani Opname, Aisyah Beruntung Miliki JKN-KIS

Bali Tribune/ Aisyah Fajriati Mulyono
balitribune.co.id | Badung – Kebutuhan setiap orang tidak hanya sebatas sandang, pangan, papan dan pendidikan yang baik. Hal yang tidak kalah penting dan diperlukan oleh setiap orang adalah memiliki jaminan kesehatan. Untuk jaminan kesehatan yang telah dibentuk oleh pemerintah Indonesia adalah Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sejak awal tahun 2014. Progam JKN-KIS ini telah banyak membantu masyarakat khususnya dalam hal biaya pelayanan kesehatan.
 
Aisyah Fajriati Mulyono adalah salah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Bali. Ia merupakan satu dari sekian banyaknya masyarakat yang telah terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Aisyah, begitu ia biasa disapa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3.
 
Aisyah pun berkenan membagikan kisahnya saat terkena demam berdarah dan harus menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit. Kisah ini berawal ketika dirinya mengalami demam selama tiga hari berturut-turut di rumah. Kala itu dirinya mengganggap hanya sakit biasa dan hanya perlu istiharat, namun dihari ketiga dirinya merasa sudah tidak tahan disertai dengan berbagai gejala yang semakin memperburuk keadaan. Gejala yang ia alami adalah demam tinggi, ruam kemerahan hingga pendarahan pada gusi.
 
“Saat itu saya diantar orangtua untuk memeriksakan diri ke dokter dan setelah menjalani serangkaian pengecekan, ternyata saya terkena demam berdarah,” kenang Gadis 21 tahun itu.
 
Untung saja Aisyah belum terlambat memeriksakan dirinya, karena apabila saat demam berdarah terlambat untuk ditangani, maka komplikasi akan terjadi. Dokter pun mengharuskan Aisyah menjalani rawat inap agar mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
 
“Alhamdulilah kami sekeluarga memiliki JKN-KIS, hal ini sangat membantu karena saya menjalani rawat inap cukup lama hingga 7 hari dan pastinya tidaklah murah, namun semua biaya dijamin penuh Program JKN-KIS,” jelas Aisyah.
 
Jika ada ucapan yang lebih dari terima kasih, mungkin itu akan mewakili apa yang dirasakan Aisyah ketika merasakan langsung manfaat dari program JKN-KIS. 
wartawan
Redaksi
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.